Bawaslu Ingatkan Kerawanan Logistik Pilkada Basah, Jawaban KPU “Berlapis-Lapis”
Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto (baju putih), Selasa (01/12) memantau pengepakan logistik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.
Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto (baju putih), Selasa (01/12) memantau pengepakan logistik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Rembang – Pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rembang mengingatkan supaya logistik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati benar-benar diamankan, karena saat ini curah hujan cukup tinggi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto menjelaskan hal itu di sela-sela memantau pengepakan logistik di gudang jalan lingkar, sebelah selatan Desa Tireman, depan lapangan futsal, hari Selasa (01 Desember 2020).

Menurutnya, hujan deras yang sudah beberapa kali terjadi di Rembang perlu antisipasi khusus. Apalagi sampai sekarang pengepakan logistik ke dalam kotak belum disegel, karena masih harus menunggu kedatangan logistik lainnya.

“Waspadai cuaca, jangan sampai logistik rusak, karena hujan dan mengganggu tahapan Pilkada. Selain itu, hitung surat suara dengan teliti untuk TPS, biar nggak ada kekurangan. Kami akan mengawasi pergerakan pengiriman logistik ke kecamatan, kemudian dari kecamatan ke desa, “ beber Totok.

Menanggapi masalah tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, M Ika Iqbal Fahmi menyatakan setelah menyalurkan alat pelindung diri (APD) ke tingkat kecamatan untuk memenuhi standar protokol kesehatan, hari Selasa ini logistik Pilkada sudah mulai dimasukkan ke dalam kotak.

“Hari ini mulai pengepakan, sehari diselesaikan 4 kecamatan. 1 TPS dapat 1 kotak, “ ungkapnya.

Nantinya logistik surat suara akan dibungkus plastik, kemudian sebelum dimasukkan ke dalam kotak, dibungkus plastik lagi. Setelah kotak disegel, kotak juga dibungkus plastik, sehingga totalnya ada 3 plastik. Menurutnya, langkah tersebut sebagai upaya mengantisipasi, agar logistik tidak mudah rusak, meski terkena air hujan sekalipun.

“Kalau antisipasi hujan, saya kira insyaallah sudah aman, dibungkus plastik berlapis-lapis soalnya, “ kata Iqbal.

Untuk jadwal penyegelan kotak berisi logistik, dijadwalkan berlangsung tanggal 05 Desember 2020. Selanjutnya tanggal 06 Desember dikirim ke kecamatan.

“Tanggal 07 – 08 diteruskan ke desa-desa, “ imbuhnya.

Hampir semua logistik Pilkada sudah terpenuhi. Yang kurang, tinggal formulir penghitungan suara (plano), karena masih proses penyelesaian di percetakan PT Pura Kudus.

“Sesuai rencana tanggal 03 Desember besok, plano baru tiba di Rembang. Nanti kita jadikan satu ke dalam kotak dan langsung disegel, “ pungkas pria warga Desa Pamotan Kecamatan Pamotan ini. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan