Dapat “Rezeki Nomplok” Duduki Kursi DPRD, Begini Tanggapan Agus Purnawan
Ketua DPRD Rembang, Supadi melantik Agus Purnawan Yulianto (jas hitam), Kamis (26/11).
Ketua DPRD Rembang, Supadi melantik Agus Purnawan Yulianto (jas hitam), Kamis (26/11).

Rembang – Posisi Harno sebagai anggota DPRD Rembang resmi digantikan oleh Agus Purnawan Yulianto (39 tahun), warga Desa Wonokerto Kecamatan Sale.

Sebelumnya, Harno yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Rembang mundur dari anggota dewan, karena yang bersangkutan maju menjadi calon Bupati Rembang, dalam Pilkada 09 Desember mendatang.

Pelantikan Agus Purnawan Yulianto berlangsung di ruang paripurna gedung DPRD Rembang, Kamis pagi (26 November 2020). Sekretaris DPRD Rembang, Drupodo menyampaikan berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Tengah, Harno telah diberhentikan, sehingga harus diganti. Penggantinya, Agus Purnawan Yulianto telah memenuhi syarat pergantian antar waktu (PAW).

“Pengangkatan Agus Purnawan Yulianto sudah sesuai berita acara KPU Kabupaten Rembang tanggal 03 November 2020, tentang pemeriksaan pemenuhan persyaratan calon PAW anggota DPRD, “ kata Drupodo.

Ketua DPRD Rembang, Supadi menjelaskan bergabungnya Agus Purnawan Yulianto, sekaligus menggenapkan keanggotaan DPRD Rembang sebanyak 45 orang.

Agus nantinya akan menempati posisi yang ditinggalkan Harno, yakni bergabung di Komisi 4 Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD, sekaligus menjadi anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Hal itu sesuai dengan tata tertib DPRD.

“Pasal 125 ayat 1 tata tertib DPRD menyebutkan bahwa anggota DPRD pergantian antar waktu (PAW) menjadi anggota pada alat kelengkapan DPRD yang digantikannya. Harno sebelum diberhentikan dengan hormat menempati anggota Komisi 4 dan anggota Banggar DPRD, maka secara otomatis Agus Purnawan Yulianto menggantikan posisi tersebut, “ terang Supadi.

Sementara itu, seusai dilantik Agus Purnawan Yulianto mengaku tidak menyangka akan menduduki anggota DPRD melalui PAW. Ia berjanji akan seoptimal mungkin memperjuangkan konstituennya di daerah pemilihan Kecamatan Pamotan dan Sale, terutama masalah pupuk dan air yang sering dikeluhkan masyarakat, belakangan ini.

“Pertama saya ucapkan terima kasih, karena nggak menyangka akan mendapatkan PAW. Saya akan berjuang untuk konstituen saya yang ada di Pamotan dan Sale. Misalnya sekarang banyak keluhan dari petani tentang pupuk, “ kata Agus.

Jika mengacu hasil perolehan suara Pemilu Legislatif 2019 lalu, Harno kala itu meraup 5.759 suara. Rinciannya, Kecamatan Pamotan mendapatkan 4.102 dan Kecamatan Sale 1.657 suara.

Sedangkan penggantinya, Agus Purnawan Yulianto menempati nomor urut 2, dengan 584 suara, masing-masing di Kecamatan Pamotan 510 dan Kecamatan Sale 74. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *