Saat PWI Naik Ke Gunung Wahyu, Pilih Dua Jenis Kegiatan Ini
Pembagian beras dan penanaman pohon di sekitar Gunung Wahyu Dusun Ngeso Desa Bitingan, Kecamatan Sale oleh PWI Kabupaten Rembang.
Pembagian beras diterima simbolis pengurus Karang Taruna dan penanaman pohon di sekitar Gunung Wahyu Dusun Ngeso Desa Bitingan, Kecamatan Sale oleh PWI Kabupaten Rembang.

Sale – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rembang menggelar kemah bakti di Gunung Wahyu Dusun Ngeso, Desa Bitingan, Kecamatan Sale, sejak Sabtu sore hingga Minggu pagi (17 – 18 Oktober 2020).

Sanyoto, seorang anggota PWI Kabupaten Rembang mengatakan kegiatan ini dikemas melalui pembagian beras kepada warga tidak mampu, penanaman pohon di kawasan Gunung Wahyu dan camping di puncak gunung dengan ketinggian 539 meter di atas permukaan laut tersebut.

“Jadi nggak sekedar camping, senang-senang, tapi kita juga ingin meninggalkan bekas yang baik selama berada di Gunung Wahyu. Kalau semakin hijau gunungnya, tentu lingkungan akan lebih asri, “ ujarnya.

Ketua PWI Kabupaten Rembang, Musyafa Musa menjelaskan kegiatan semacam ini menjadi agenda rutin tahunan, terutama menyasar desa-desa di daerah pelosok.

“Tiap kami menggelar kegiatan, prioritas pertama adalah desa yang jauh dari pusat kota, “ kata Musa.

Pihaknya sengaja memilih lokasi di wilayah Kabupaten Rembang sendiri, karena ingin turut mempromosikan destinasi-destinasi alam yang layak dikunjungi masyarakat, sekaligus berpotensi mengangkat perekonomian warga setempat.

“Masih banyak lokasi di daerah sendiri, yang perlu kita kenalkan kepada masyarakat lewat pemberitaan. Nggak perlu jauh-jauh keluar daerah, karena di Kabupaten Rembang juga ada sederet tempat yang menawarkan pesona keindahan. Gunung Wahyu salah satunya. Kami ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah mendukung kegiatan ini, “ ungkapnya.

Selama kemah bakti PWI Kabupaten Rembang, para pecinta alam dari berbagai daerah juga ikut bergabung. Kepala Desa Bitingan Kecamatan Sale, Mustamir menyampaikan terima kasih atas kepedulian PWI bertandang ke Gunung Wahyu.

“Sejak Gunung Wahyu dibuka untuk area camping dua bulan lalu, kemah bakti PWI ini termasuk salah satu yang paling ramai, karena ada lebih dari 30 tenda. Kami sebatas mengimbau supaya pengunjung selalu menjaga kebersihan, “ bebernya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *