Pantai Karangjahe Buka Di Masa New Normal, Seperti Apa Bedanya ?
Pantai Karangjahe Desa Punjulharjo, Rembang sudah mulai buka kembali.
Pantai Karangjahe Desa Punjulharjo, Rembang sudah mulai buka kembali.

Rembang – Sejak dibuka hari Jum’at (07/08), Pantai Karangjahe di Desa Punjulharjo, Rembang berangsur-angsur mulai bangkit kembali, setelah sempat ditutup sekira 4 bulan lebih, akibat pandemi Covid-19.

Ali Mustofa, mewakili pengelola Pantai Karangjahe, mengatakan tingkat kunjungan rata-rata per hari mencapai 1.000 orang. Pengunjung yang datang melewati sejumlah tahap pemeriksaan, sebelum masuk kawasan wisata. Mulai dari memakai masker, pengukuran suhu tubuh, mencuci tangan maupun jaga jarak. Begitu pula wisatawan yang naik mobil dan bus, semua diminta turun dulu.

“Yang jelas perlakuan beda, antara sebelum pandemi dan sekarang. Kita rutin sampaikan himbauan melalui pengeras suara. Khusus ketentuan mandi di pinggir pantai nggak masalah, silahkan, “ kata Ali, Senin (10 Agustus 2020).

Ali menambahkan selama hari kerja seperti saat ini, umumnya jumlah pedagang yang beroperasi di Pantai Karangjahe menurun. Tapi begitu memasuki akhir pekan, pedagang yang berjumlah 100 an orang, mayoritas beraktivitas membuka lapak dagangan.

“Kalau bisa beli jajan dibungkus. Tapi kalau pun mau santai lesehan ya monggo, namun tetap jaga jarak. Jika semua diniati demi kebaikan untuk memutus mata rantai penyabaran Covid-19, mesti kita dukung bareng-bareng, “ bebernya.

Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto mengingatkan bahwa masa new normal di sektor pariwisata, jangan diartikan bebas seperti sebelum pandemi.

Namun obyek wisata yang sudah beroperasi kembali, pengelola harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Termasuk alur keluar masuk pengunjung ditata sedemikian rupa, sehingga tidak memicu kerumunan sampai berjubel.

“Tentu perkembangannya akan kita pantau. Yang terpenting roda perekonomian para pelaku usaha wisata, mulai berjalan, “ terang Dwi. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *