Razia Masker Dipergencar, Ini Sanksinya Jika Warga Membandel
Petugas Satpol PP menggelar razia masker di sekitar lampu traffic light Perempatan Galonan Rembang, Kamis (23/07).
Petugas Satpol PP menggelar razia masker di sekitar lampu traffic light Perempatan Galonan Rembang, Kamis (23/07).

Rembang – Petugas Satpol PP Kabupaten Rembang memberikan sanksi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya maupun menghafalkan Pancasila, bagi warga yang ketahuan tidak menggunakan masker, pada masa siaga pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Kepala Seksi Penegak Peraturan Daerah Satpol PP Kabupaten Rembang, Wajito mengatakan dirinya memimpin langsung kegiatan razia masker di lampu pengatur lalu lintas Perempatan Galonan, Kamis pagi (23 Juli 2020). Begitu ada pengguna jalan melintas tidak memakai masker, langsung dihentikan.

Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya atau menghafalkan Pancasila, warga diberi masker gratis dan baru diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

“Kita berusaha menekankan agar masyarakat disiplin memakai masker bagian dari protokol kesehatan, karena menjadi salah satu cara mengantisipasi penularan Covid-19, “ kata Wajito.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Ketentraman Masyarakat Dan Penegak Perda Satpol PP, Teguh Maryadi mengakui sanksi yang diberikan bagi warga tidak memakai masker, masih bersifat persuasif. Ia mencontohkan apabila warga membandel, diberikan sanksi lebih berat, berupa hukuman push up.

Pihaknya mengintensifkan kegiatan ini sejak bulan Mei lalu. Tidak hanya menyasar perempatan jalan, tetapi juga mendatangi tempat-tempat kerumunan.

“Kita memang lebih banyak di sekitar Kecamatan Rembang, seperti alun-alun, warung kopi maupun restoran, kalau ada kerumunan, kita kasih himbauan pakai masker. Semua demi kebaikan bersama, “ tandasnya.

Sementara itu, Waryanto, seorang pengguna jalan mengakui setelah Pemkab Rembang memberlakukan new normal, kedisiplinan memakai masker cenderung menurun. Padahal di sisi lain, jumlah penderita Covid-19 terus meningkat. Maka ia mendukung langkah Satpol PP memperketat pengawasan.

“Bagaimanapun yang dilakukan Satpol PP ini kan terbatas waktu maupun personilnya. Akan lebih efektif jika masyarakat sadar sendiri, memakai masker ketika berada di luar rumah, “ ujar Waryanto. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *