Ikan Cukil, Antara Bikin Resah Dan Berkah
Warga menangkap ikan cukil, hama pengganggu di tambak Dusun Matalan, Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori.
Warga menangkap ikan cukil, hama pengganggu di tambak Dusun Matalan, Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori.

Kaliori – Kecamatan Kaliori, merupakan salah satu daerah di Kabupaten Rembang yang memiliki area tambak terluas. Tidak hanya untuk produksi garam, tetapi tambak juga difungsikan sebagai sarana budidaya ikan bandeng dan udang. Seperti halnya yang selama ini diterapkan di kawasan Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori.

Ternyata di dalam tambak pun ada ikan yang menjadi hama pengganggu, sering memangsa ikan bandeng maupun udang, sehingga hasil panenan menjadi menurun. Ikan hama pengganggu ini kalau masih berukuran kecil, warga Desa Purworejo biasa menyebutnya ikan cukil. Manakala sudah besar, sering disebut ikan kakap putih.

Ikan cukil atau kakap putih ini diperkirakan masuk ke dalam tambak, terbawa aliran air laut yang melintasi sungai. Semula kecil-kecil, tapi perkembangan ikan cukil tergolong sangat cepat, sehingga bisa berubah layaknya ikan monster, dengan ukuran sangat besar. Saat lapar, langsung melahap ikan-ikan bandeng.

Nah..kami berkesempatan ikut dalam perburuan ikan cukil bersama warga di Tambak Pundung Dusun Matalan, Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori milik kepala desa setempat yang disewa Slamet, warga Dusun Karangpandan Kaliori. Debet air tambak harus dikurangi dulu, guna mengetahui pergerakan ikan cukil.

Karena ukurannya jumbo, tidaklah mudah menangkap ikan cukil ini. Bahkan jaring rangkap 5 saja sampai jebol. Sempat tertangkap, terlepas lagi. Akhirnya berhasil diamankan 3 ekor ikan cukil. Ada yang panjangnya hampir 1 Meter, dengan bobot 10 Kg per ekor.

Slamet, penyewa tambak menjelaskan tambak sudah tidak dikuras selama 4 tahun, sehingga tak mengherankan ada ikan cukil sebesar itu. Setelah ikan cukil diamankan, ia berharap hasil budidaya ikan bandeng akan lebih bagus. Sebelumnya menebar 30 ribu benih ikan bandeng, tapi banyak yang disantap ikan cukil.

“Kalau ada cukil atau kakap putih seperti ini, bisa-bisa bandengnya ya habis. Makanya kita buru, biar kedepan tidak mengganggu lagi. Ini sudah nebar 30 ribu, dihabiskan sama cukil, “ keluh Slamet.

Warga Desa Purworejo Kecamatan Kaliori, Moch. Lilik Wijanarko mengungkapkan setelah ditangkap, ikan cukil biasanya dimasak, dalam bentuk sayur merica. Tekstur daging yang tebal dan durinya sedikit, menawarkan sensasi tersendiri.

“Jadi satu sisi ikan cukil ini bikin nggak nyaman petambak, tapi kalau sudah ketangkep kemudian dimasak, rasanya gurih dan enak. Apalagi dimakan bareng-bareng, “ tutur Lilik.

Ditanya soal harga ikan cukil, menurutnya bervariasi. Namun belum lama ini ada warga pernah menjual ikan cukil berbobot 11 Kg, bisa laku sampai Rp 400 ribu. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *