Seorang Wanita Meninggal Dunia, Saat Akan Pulang Usai Bekerja
Sandal korban tercecer di TKP kecelakaan. (Foto atas) Jenazah korban saat dievakuasi di kamar jenazah RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, Rabu sore.
Sandal korban tercecer di TKP kecelakaan. (Foto atas) Jenazah korban saat dievakuasi di kamar jenazah RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, Rabu sore.

Rembang – Seorang wanita meninggal dunia, mengalami kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Desa Tireman, Rembang, Rabu (24 Juni 2020) sekira pukul 16.00 Wib.

Korban yakni Jumini (49 tahun) warga Desa Tlogomojo, Kecamatan Rembang Kota. Ia kebetulan berprofesi sebagai pembantu rumah tangga di salah satu rumah warga di Desa Tireman.

Saat akan pulang, Jumini diantar oleh warga Desa Tireman, Heni Sulistiyani (42 tahun), mengendarai sepeda motor Honda Vario Profit. Motor tersebut melaju dari barat (arah Rembang) menuju ke timur, dengan posisi Jumini membonceng.

Tiba-tiba dari arah berlawanan (timur) melaju truk yang dikemudikan Muhammad Munasir (36 tahun), warga Desa Menoro Kecamatan Sedan. Truk sempat menyalip kendaraan lain, tapi karena jarak sudah sangat dekat, akhirnya menabrak motor Vario Profit. Akibatnya, pembonceng motor, Jumini meninggal dunia, sedangkan pengendara motor menderita luka, langsung dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

Lilik Hadi Harjono, seorang warga di dekat lokasi kecelakaan mengatakan usai tabrakan, ia tergopoh-gopoh keluar rumah, karena ada pengguna jalan berteriak meminta tolong. Tak ada yang berani mengevakuasi korban meninggal dunia, karena masih masa pandemi Covid-19. Masyarakat sekitar TKP menunggu kedatangan aparat kepolisian.

“Posisi korban di sisi jalan sebelah utara. Yang meninggal lukanya parah. Usai nabrak, sopir truk colt diesel laporan ke Satlantas. Jalur sini ramai lalu lintas dan termasuk daerah rawan, “ kata Lilik.

Sementara itu, Nurcholis, Kepala Desa Tlogomojo Kecamatan Rembang Kota membenarkan Jumini, korban kecelakaan yang meninggal dunia adalah warganya. Menurutnya, Almarhumah memiliki 2 orang anak, salah satunya bekerja di Surabaya.

Untuk pemakaman jenazah korban akan dilaksanakan hari Kamis besok (25/06).

“Informasi dari pihak keluarga mau nunggu puteranya dari Surabaya biar pulang dulu mas, “ terang Kades. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *