Bupati Cek Langsung Gelombang Kedatangan Santri, 4 Ponpes Jadi Sasaran
Santri mulai berdatangan ke Ponpes di Sarang. (Foto atas) Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengecek pos pemeriksaan santri di salah satu Ponpes.
Santri mulai berdatangan ke Ponpes di Sarang. (Foto atas) Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengecek pos pemeriksaan santri di salah satu Ponpes.

Sarang – Gelombang kedatangan para santri dari berbagai daerah mulai ramai berdatangan ke 4 pondok pesantren di Kecamatan Sarang. Atas kondisi tersebut, Bupati Rembang, Abdul Hafidz turun memantau langsung, guna memastikan kesiapan pondok pesantren, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Keempat Ponpes meliputi Ponpes MIS, MUS, Al Anwar I dan Al Anwar II.

Abdul Hafidz mengaku mengecek tim pos screening yang tengah memeriksa dan mendata para santri yang baru datang dari luar daerah, hari Rabu (10/06). Menurutnya, keempat Ponpes telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan.

“Bagi santri dari zona merah, saya minta di rapid tes, hukumnya wajib. Rapid tes ini disediakan gratis oleh Dinas Kesehatan, ” ujarnya.

Bupati yang pernah 10 tahun mondok di Ponpes MUS Sarang ini berharap seluruh santri di pondok pesantren disiplin menerapkan jaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan pakai sabun. Termasuk olahraga dan makan makanan bergizi, guna menjaga imunitas tubuh.

Seorang pengurus Ponpes Al-Anwar 2 Sarang, Ahmad Zaki Mubarok yang akrab disapa Gus Zaki menyebutkan jumlah santri yang ada sekira 3.500 orang. Mereka mulai datang sejak tanggal 7 Juni secara bertahap, sesuai kebijakan daerah asal masing- masing.

Pihak pondok pesantren telah bekerjasama dengan Puskesmas dan menyiapkan protokol kesehatan yang ketat, dengan mendirikan pos-pos pemeriksaan, sebelum masuk Ponpes.

“Setiap pagi ada kunjungan dari Puskesmas setempat. Disini juga ada ruangan karantina untuk yang dari luar kota dimasukkan karantina dulu, tidak aktif pembelajaran dulu, ” terangnya.

Gus Zaki menambahkan sejumlah santri dari daerah zona merah juga telah menjalani rapid tes dan hasilnya semua non reaktif. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *