Ini Rincian Data Penerima Bansos, Bupati Ungkap Yang Terakhir Dari Provinsi
Data penerima Bansos di Kabupaten Rembang.
Data penerima Bansos di Kabupaten Rembang.

Rembang – Dari total 218 ribuan kepala keluarga (KK) di Kabupaten Rembang, 183.721 KK diantaranya menjadi sasaran penerima bantuan sosial, termasuk jaring pengaman sosial pada masa pandemi Covid-19.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menjelaskan kalau melihat angka tersebut, artinya hanya 35 ribuan KK yang tidak menerima jaring pengaman sosial.

“Dari 35 ribu itu, saya perkirakan 12 ribuan merupakan pegawai negeri, pensiunan pegawai negeri, kemudian kepala desa beserta perangkatnya. Mereka memang tidak berhak memperoleh. Sudah selesai ini, jadi warga saya yang tidak termasuk dalam penerima Bansos, kira-kira 23 ribuan KK, “ terangnya.

Khusus jaring pengaman sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menurutnya diusulkan 11.010 KK. Tahapannya saat ini masih proses validasi data. Bentuk bantuan dari provinsi Jawa Tengah nominalnya Rp 210 ribu, masing-masing Rp 200 ribu dalam bentuk Sembako dan Rp 10 ribu untuk ongkos pengiriman. Pada periode ini akan diberikan selama 3 bulan.

“Sementara 3 bulan, tapi bisa saja ditambah, nunggu perkembangan. Karena nominalnya beda, penerima bantuan dari provinsi ini sejak awal kita sampaikan dicarikan keluarga yang agak kaya, soalnya nominalnya lebih kecil. Tapi warga yang nggak mampu, dicover oleh anggaran Kementerian Sosial dan Dana Desa, “ imbuh Bupati.

Ditanya terkait dengan penyaluran dana BLT Kabupaten yang uangnya disisakan Rp 10 ribu di rekening penerima, ia menegaskan hal itu bukan pemotongan. Tapi sifatnya agar rekening tetap aktif.

“Jadi itu haknya penerima, bisa saja diambil semua. Tapi biar rekening tabungan aktif, disisakan Rp 10 ribu. Ora kok dipotong, soalnya masa penyaluran bantuan kan 9 bulan, biar ada keberlanjutan, “ tandasnya.

Jika mengacu data Pemkab Rembang, total 183.721 KK penerima jaring pengaman sosial, rinciannya meliputi penerima BSP Reguler 61.050, BSP Perluasan 18.839, BST Pos 32.518, BST Himpunan Bank Negara (Himbara) 3.178, BLT Kabupaten 19.966, BLT Dana Desa 37.160, sedangkan Bantuan provinsi 11.010. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *