BPBD Pantau Ombak Pantura, Kontras Dengan Imbas Laut Selatan
Pantai utara Rembang.
Pantai utara Rembang.

Rembang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang memastikan kondisi ombak di pesisir pantai utara relatif aman. Berbeda dengan ombak laut selatan akhir-akhir ini, yang mengganas di sejumlah daerah, bahkan mengakibatkan banyak kerusakan bangunan.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Rembang, Pramujo menjelaskan sesuai hasil pantauan dari pesisir Kaliori sampai Sarang, situasi ombak masih stabil, seperti hari biasa. Begitu pun ketika ombak pasang dari siang sampai sore hari, tidak sampai mengancam permukiman penduduk.

“Kira-kira jam 11.00 siang sampai pukul 5 sore, ombak pasang. Tapi kondisinya aman, alhamdulilah nggak ada laporan bencana, “ tutur Pramujo.

Sementara itu, Abdul, seorang warga Desa Manggar Kecamatan Sluke membenarkan ombak pada sepanjang hari Senin (01 Juni 2020) tergolong cukup tenang. Aktivitas nelayan menurun, bukan karena cuaca, melainkan imbas pandemi corona.

“Pak Kades Manggar sudah kasih himbauan, kalau ombak membahayakan ya jangan melaut. Saat ini ombaknya tenang, kapal tongkang di pelabuhan sebelah timur Desa Manggar juga ramai sandar. Cuman sesekali memang anginnya kencang, “ ungkapnya.

Abdul menambahkan desa-desa rawan abrasi di Kecamatan Kragan dan Kecamatan Sarang yang perlu menjadi fokus perhatian, manakala terjadi cuaca buruk. Selain posisi laut berhimpitan dengan kampung, terkadang aktivitas penambangan pasir laut, turut memperparah keadaan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *