Kabur Dari Rumah Sakit Saat Akan Jadi PDP, Polisi Bersama Tim Medis Yang Menjemput Dihalangi
Kelamaan nego, tim medis menunggu di depan rumah pasien.
Kelamaan nego, tim medis menunggu di depan rumah pasien.
Mobil ambulance berhasil mengevakuasi pasien, untuk dibawa ke ruang isolasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.
Mobil ambulance berhasil mengevakuasi pasien, untuk dibawa ke ruang isolasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

Lasem – Seorang pasien warga sebuah desa di Kecamatan Lasem, kabur dari RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Pasien pria berusia 19 tahun tersebut diduga ketakutan saat dinaikkan statusnya menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) dan akan dipindahkan ke ruang isolasi.

Polisi bersama tim medis berhasil menjemput pasien ke rumahnya, Selasa sore (05 Mei 2020), meski sempat dihalang-halangi pihak keluarga.

Kapolsek Lasem, Iptu Martoyo menjelaskan pasien tersebut semula tanggal 25 April lalu periksa ke Puskesmas Lasem, terindikasi demam berdarah, karena trombosit turun. Setelah dirujuk ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, dilakukan tes laborat. Hasilnya, tidak mengalami demam berdarah, tapi justru mengarah ke paru-paru, dengan gejala menyerupai Covid-19.

Menurut rencana, tanggal 06 Mei 2020 dites lagi. Namun pasien pada Senin malam (04/05) nekat pulang tanpa izin.

“Saat ditanya, ibunya pasien ini beralasan karena ekonomi, jadi memilih pulang, “ tutur Kapolsek.

Selasa siang (05/05) pukul 11.00 Wib, Kepala Puskesmas Lasem berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Lasem, untuk menjemput pasien. Tim gabungan bergegas ke rumah pasien, menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Setibanya di lokasi, ditolak keras oleh ibu pasien.

Ia tidak membolehkan anaknya yang berada di dalam kamar, dibawa ke rumah sakit. Bahkan Polres Rembang juga mengerahkan tim medis bantuan. Proses negosiasi berlangsung alot sampai 3 jam dan baru pada pukul 15.30 Wib Selasa sore, pasien bisa dibawa menuju ruang isolasi RSUD dr. R. Soetrasno.

“Jadi tim bekerja keras memberikan pemahaman kepada keluarga, utamanya ibu pasien. Intinya, langkah ini sebagai bentuk antisipasi kemungkinan terburuk. Soal biaya perawatan, keluarga tidak perlu khawatir, “ imbuhnya.

Begitu pasien dapat dievakuasi, anggota Polsek dan Koramil Lasem mengawal mobil ambulance dari Lasem sampai ruang isolasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *