Kunjungi Pos Pam Sarang, Sejumlah Masalah Ini Yang Ditekankan Wakapolda Jateng
Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Ahmad Luthfi menyerahkan bantuan paket Sembako dan bahan makanan kepada petugas di Pos Pam Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Kamis (30/04).
Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Ahmad Luthfi menyerahkan bantuan paket Sembako dan bahan makanan kepada petugas di Pos Pam Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Kamis (30/04).

Sarang – Wakil Kepala Polda Jawa Tengah, Brigjen Ahmad Luthfi mengarahkan supaya anggota di pos pengamanan melakukan skala prioritas dalam memeriksa kendaraan pemudik yang masuk wilayah Jawa Tengah, sebagai bentuk kewaspadaan terhadap pandemi Covid-19.

Hal itu ia sampaikan, Kamis siang (30 April 2020), saat mengecek pos pengamanan di jalur Pantura Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, yang menjadi titik perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dengan Jawa Timur. Menurut Wakapolda, jangan sampai pemeriksaan kendaraan justru mengakibatkan penyempitan jalan yang memicu kerawanan.

“Anggota Satlantas tahu ini. Mana yang perlu dilakukan pemeriksaan, mana yang tidak. Harus ada skala prioritas. Jangan sampai kita bikin Pos Pam di sini, malah bikin bottle neck (penyempitan jalan-Red), “ ujar Wakapolda.

Wakapolda juga memerintahkan supaya anggota yang bertugas di lapangan, bersikap humanis dalam melakukan penindakan kepada masyarakat.

“Satu, amankan kita dulu. Kedua, baru melakukan tindakan kepada masyarakat, “ tandasnya.

Lebih lanjut Brigjen Ahmad Luthfi mengingatkan kepada anggota untuk tetap waspada terhadap kemungkinan ancaman teror dari pihak-pihak lain. Maka anggota jangan hanya berada di dalam pos pam saja, tapi mestinya berada di luar.

“Posisimu nggak boleh di dalam sini, tapi di titik luar jangkauan. Kira-kira siapa yang akan mengganggu kita, “ pungkas Wakapolda.

Selain memantau kesiapan anggota, Wakapolda turut menyerahkan bantuan paket Sembako dan makanan kepada petugas pos pengamanan di jalur Pantura perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur.

Sementara itu, Kapolres Rembang, AKBP Dolly A. Primanto menyatakan pihaknya siap melaksanakan petunjuk dari Wakapolda.

“Khusus antisipasi pemudik, sudah ada 60 an kendaraan yang masuk Jawa Tengah diminta putar balik ke arah Jawa Timur, “ ungkapnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *