27 Terisi Semua, Ruang Isolasi Untuk Antisipasi Covid-19 PENUH
Seorang pasien melambaikan tangan dari dalam ruang isolasi RSUD dr. R. Soetrasno. (Foto atas) Petugas medis RSUD dr. R. Soetrasno tampak istirahat, di sela-sela melayani pasien di ruang isolasi.
Seorang pasien melambaikan tangan dari dalam ruang isolasi RSUD dr. R. Soetrasno. (Foto atas) Petugas medis RSUD dr. R. Soetrasno tampak istirahat, di sela-sela melayani pasien di ruang isolasi.

Rembang – Ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetrasno Rembang, hari Jum’at (24 April 2020) kondisinya penuh. Tercatat ada 27 orang pasien dalam pengawasan (PDP), termasuk 2 positif Covid-19 masih menjalani perawatan intensif.

Kepala Seksi Informasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, Tabah Tohamik ketika dikonfirmasi Reporter R2B mengatakan pihaknya harus melakukan manajemen keluar masuk pasien dengan ketat. Ia mencontohkan ada pasien di ruang isolasi terpaksa dipulangkan sekira pukul 22.00 Wib Kamis malam, begitu diketahui hasil laboratorium negatif Covid-19. Langkah itu ditempuh, karena ada pasien baru yang sudah menunggu akan masuk ruang isolasi.

“Semalam itu yang dipulangkan 2 orang, kemudian tambah pasien baru 2. Jadi ruang isolasi untuk antisipasi Covid-19 ini penuh terus, “ kata Tabah.

Tabah mengakui pihak RSUD memang berencana menambah ruang isolasi guna mengantisipasi penanganan Covid-19. Tapi perlu menunggu waktu yang tepat untuk pengosongan ruangan dan menata sarana pra sarana penunjang.

“Sudah direncanakan, tapi belum jadi mas. Kan untuk mengosongkan ruangan, pasien lama harus dipindahkan dan dititipkan ke ruangan lain. Lha kalau ruangan lain masih penuh, kan harus nunggu juga. Tapi insyaallah bisa, “ imbuhnya.

Sebenarnya pasien dalam pengawasan (PDP) dari luar daerah juga ingin dirujuk ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Semisal dari wilayah Kabupaten Grobogan. Namun karena keterbatasan tempat isolasi, sehingga tidak jadi. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *