“Suaranya Ngeri Sekali, Rumah Warga Rusak…”
Peralatan elektronik dan atap rumah warga Desa Manggar Kecamatan Sluke rusak, akibat tersambar petir.
Peralatan elektronik dan atap rumah warga Desa Manggar Kecamatan Sluke rusak, akibat tersambar petir. (Dok. Duri Asyhari).

Sluke – Sambaran petir sangat besar terjadi pada Minggu dini hari (05 April 2020) sekira pukul 00.05 lewat tengah malam. Kejadian tersebut mengakibatkan sebuah rumah di Desa Manggar Kecamatan Sluke mengalami kerusakan.

Atap rumah bagian belakang yang hancur milik Asnawi (48 tahun) di kawasan RT 04 RW 03 Desa Manggar. Selain merusak atap rumah, sambaran petir juga menimbulkan kerusakan parabola, TV dan meledaknya jaringan listrik.

Seorang warga Desa Manggar Kecamatan Sluke, Abdul Charis mengakui petir pada tengah malam itu sangat mengejutkan masyarakat setempat, karena mayoritas warga sudah tidur. Kebetulan hujan turun sejak pukul 21.00 hingga dini hari.

“Suaranya sangat ngeri sekali mas, baru kali pertama terjadi selama musim penghujan tahun ini. Rentang waktu hujan disertai petir agak lama, jadi warga jujur saja ketakutan, “ ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sedangkan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 20 Juta.

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Sluke, Duri Asyhari menyatakan sudah mengecek lokasi kejadian. Pada Minggu pagi, korban bencana sambaran petir mulai membersihkan puing-puing atap bangunan.

“Saat petir menyambar, di rumah yang rusak ada pak Asnawi, isteri dan seorang anaknya, “ tulis Duri dalam laporannya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *