Waspada Corona, Komisi IV DPRD Ingatkan Gelombang Kepulangan TKI
Komisi IV DPRD Rembang saat melakukan monitoring kesiapan rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. R. Soetrasno, menghadapi pandemi corona.
Komisi IV DPRD Rembang saat melakukan monitoring kesiapan rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. R. Soetrasno, menghadapi pandemi corona.

Rembang – Komisi IV DPRD Rembang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Rembang untuk mengantisipasi banyaknya warga dari luar negeri yang pulang ke Kabupaten Rembang, setelah wabah corona merebak. Mulai dari TKI dan TKW dari sejumlah negara terjangkit corona, maupun warga yang baru saja tiba sepulang umroh.

Di Kecamatan Sluke misalnya, kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia semakin meningkat, setelah negara tersebut dihantui corona.

Ketua Komisi IV DPRD Rembang, Nasirudin menjelaskan gelombang kepulangan TKI harus diimbangi dengan kesiapan tim medis. Kalau perlu pemerintah desa dilibatkan secara aktif untuk menyampaikan informasi, apabila mengetahui warganya baru saja pulang dari negara terjangkit corona.

Mengingat sejumlah kepala Puskesmas sempat menghadapi kendala sulit mendapatkan data, terutama jemaah umroh. Menurutnya, pemeriksaan ini penting untuk memastikan kondisi kesehatan mereka, sehingga tidak rawan menularkan virus corona.

“Urusan data yang susah ini, perlu dibantu kepala desa dan perangkat desa. Biar lebih cepat infonya, untuk pencegahan. Saya kira kalau hanya mengandalkan tenaga kesehatan saja, pasti kurang karena jumlah mereka terbatas, “ ujarnya, Senin (23/03).

Nasirudin juga mengamati fenomena lain, saat ini di tengah masyarakat sering menjumpai informasi simpang siur, terkait ada tidaknya warga positif terjangkit corona di Kabupaten Rembang. Ia berharap Dinas Kesehatan Kabupaten lebih cepat menyampaikan perkembangan informasi, guna menangkal kabar-kabar yang tidak jelas sumbernya.

“Lebih baik satu pintu dari Dinas Kesehatan. Komunikasi ini penting, biar masyarakat juga mengetahui dinamika perkembangannya. Termasuk bagaimana langkah-langkah pencegahan yang harus dilakukan, “ beber Nasirudin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofii menyatakan pihaknya sudah menginstruksikan masing-masing Puskesmas untuk mengecek warga yang pulang dari luar negeri secara bertahap. Kalau jumlah sasaran banyak, Dinas kesehatan siap turun ikut membantu.

“Puskesmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Setelah itu, hasilnya dilaporkan ke Dinas Kesehatan, “ tandasnya.

Terkait perkembangan virus corona, Ali menegaskan belum ada warga Kabupaten Rembang yang dinyatakan positif. Untuk informasi lebih lanjut, pihak Dinas Kesehatan berencana menyampaikan melalui press release. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *