Di Ngelak 4 Rumah Rusak, Di Nglojo Atap TK Ambruk
Atap bangunan TK Desa Nglojo Kecamatan Sarang ambruk. (Foto atas) Warga Dusun Ngelak Desa Tasikharjo dibantu petugas BPBD memperbaiki atap rumah.
Atap bangunan TK Desa Nglojo Kecamatan Sarang ambruk. (Foto atas) Warga Dusun Ngelak Desa Tasikharjo dibantu petugas BPBD memperbaiki atap rumah.

Rembang – Pasca hantaman angin puting beliung di Dusun Ngelak Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Rabu sore (04/03), masyarakat diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca buruk yang masih rawan terjadi, sesuai ramalan sampai bulan April mendatang.

Seorang warga Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Sutono mengungkapkan kampungnya baru kali pertama ini dilanda angin puting beliung. Empat rumah yang rusak masing-masing milik Kaswati, Juwarsih, Sadar dan Rouf. Kondisi atap genteng rumah berterbangan, akibat terbawa kuatnya angin. Angin puting beliung muncul sebelum turun hujan deras.

“Yang lumayan parah di rumah ibu Juwarsih. Saat angin kencang, warga ya ketakutan dan hanya bisa berdo’a. Setelah kejadian, aparat Polsek sama BPBD datang ke sini, “ ungkapnya.

Solusi Keluhan Lambung

Di tempat terpisah, atap bangunan TK Pertiwi Desa Nglojo Kecamatan Sarang ambruk, Kamis (05/03) sekira pukul 10.00 Wib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena anak-anak sudah lebih dulu dipindah ke tempat lain. Atap tersebut runtuh, diduga pengaruh hujan deras dan mengakibatkan kayu atap lapuk.

Sementara itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menyerukan himbauan kepada masyarakat, senantiasa waspada ketika cuaca buruk. Kepala Seksi Kedaruratan BPBD, Pramujo mengatakan ketika turun hujan deras dalam waktu 2 jam atau lebih, warga di daerah rawan bencana perlu meningkatkan kesiapsiagaan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *