Banyak Manfaatnya, Pemkab Rembang Didorong Gulirkan Pengembangan Porang
Tanaman Porang (monitor & tokopedia).
Tanaman Porang (monitor & tokopedia).

Rembang – Warga menanyakan apakah Pemerintah Kabupaten Rembang mempunyai program untuk pengembangan tanaman Porang, yang saat ini sempat trending setelah ada petani di Jawa Timur sukses menjadi miliarder, karena bisnis Porang.

Abdul Aziz, seorang warga Desa Mlawat Kecamatan Pamotan menganggap tanaman porang layak dikembangkan, mengingat kondisi lahan pertanian di Kabupaten Rembang umumnya tadah hujan, dengan curah hujan rendah.

“Curah hujan di sini rendah, apakah Pemkab Rembang tidak tertarik menggulirkan program tanaman Porang. Siapa tahu cocok dan menjadi sumber tambahan penghasilan bagi petani, “ ujarnya.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menanggapi sebelum menentukan program, pihaknya perlu melakukan kajian terlebih dahulu. Termasuk porang, harus ditelusuri seputar kecocokan lahan, karakter tanaman dan prospek pemasarannya. Ia mengakui khusus Porang, Pemkab memang belum mendalami terlalu jauh.

Sedangkan tanaman yang diintervensi melalui anggaran daerah, salah satunya Kapulaga. Pemkab Rembang menggelontorkan dana Rp 400 Juta dalam dua tahun anggaran.

“Untuk Porang belum, perlu kita teliti lebih lanjut. Tapi yang Kapulaga sudah kita dukung pengembangannya lewat anggaran daerah, “ tandasnya.

Porang sendiri merupakan tanaman umbi-umbian, dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 0 – 700 mdpl. Bahkan Porang juga dapat dibudidayakan di lahan hutan, bawah pohon tegakan sekalipun. Laman pertanian.go.id menulis, sepanjang tahun 2018 ekspor Porang dari Indonesia mencapai 254 Ton, dengan nilai Rp 11,31 Miliar. Negara yang dituju kebanyakan Jepang, China, Vietnam, Australia dan beberapa negara lain. Porang bermanfaat untuk bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air dan bahan membuat lem maupun jelly. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *