Dana KONI Anjlok, Begini Reaksi Vivit Saat Ditanya Dugaan Unsur Politis
Vivit Dina Rini Atnasari menerima bendera KONI dari Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Kamis (06/02).
Vivit Dina Rini Atnasari menerima bendera KONI dari Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Kamis (06/02).

Rembang – Anggaran hibah dari Pemerintah Kabupaten Rembang, untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang tahun 2020 ini hanya Rp 500 Juta. Angka tersebut merosot tajam jika dibandingkan dana hibah tahun 2019 kemarin yang mencapai Rp 1,8 Milyar. Apakah benar dugaan sejumlah kalangan, anjloknya dana hibah KONI, ada unsur politis ?

Ketua Umum KONI Kabupaten Rembang, Vivit Dina Rini Atnasari seusai dilantik di Pendopo Museum Kartini Rembang, Kamis siang (06 Februari 2020) mengakui dana hibah untuk KONI sebesar Rp 500 Juta per tahun, kemungkinan paling kecil se Indonesia. Meski demikian Vivit merasa bukan karena ada yang menggembosi akibat kepentingan politik. Ia menilai kemungkinan Pemkab Rembang mempunyai program prioritas yang harus didahulukan.

“Nggak ada kepentingan politik dibalik penurunan anggaran ini. Mungkin pak Bupati ada program lebih prioritas, “ ujarnya.

Dengan anggaran minim tersebut, KONI harus mempunyai strategi mengatur, agar tidak mengganggu pembinaan olahraga. Salah satunya menggali dana CSR dari pihak swasta untuk ikut membantu. Disinggung apakah siap tombok, putri bos koperasi Bina Raharja ini tidak masalah, asalkan jangan terlalu banyak.

“Kita ingin ada MoU yang jelas dengan swasta, karena anggaran KONI sangat minim. Nombok boleh, tapi jangan banyak-banyak. Apakah akan mengajukan lagi ke APBD Perubahan, insyaallah do’akan, “ imbuh Vivit tertawa.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat memberikan sambutan meminta Ketua Umum KONI yang baru jangan khawatir. Ia berjanji akan mendorong prestasi olahraga. Awal tahun 2020, dirinya sudah melaunching pembagian 1000 Bola ke seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Rembang. Hafidz berharap hal itu ditangkap oleh pengurus KONI yang baru, guna meningkatkan pembinaan olahraga.

“1000 Bola ini sebagai embrio Pemkab mulai menyemangati dunia olahraga. Maka bu Vivit, saya minta ini sebagai peluang strategis untuk dilanjutkan dalam bentuk pembinaan, “ tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Tengah, Subroto enggan mempermasalahkan alokasi dana untuk KONI Kabupaten Rembang. Ia lebih memilih supaya prestasi olahraga, tidak hanya diukur dari sisi besar kecilnya dana. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *