Korban Meninggal Dunia Tergeletak, Masih Gunakan Pakaian Pencak Silat
Korban kecelakaan tergeletak di lokasi kejadian, Jl. Desa Gambiran Kec. Pamotan, Selasa petang.
Korban kecelakaan tergeletak di lokasi kejadian, Jl. Desa Gambiran Kec. Pamotan, Selasa petang.

Pamotan – Seorang pelajar meninggal dunia, setelah sepeda motor yang dikendarai ditabrak dump truk di jalan umum Desa Gambiran, Kecamatan Pamotan, Selasa (21/01) sekira pukul 17.30 Wib.

Awalnya, pengguna jalan yang melintas menemukan korban Sodikul Anwar (16 tahun) warga Desa Gambiran, Kecamatan Pamotan tergeletak di tengah jalan, dengan kondisi luka cukup parah. Sodikul masih mengenakan seragam lengkap salah satu perguruan pencak silat. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

Karena korban diperkirakan mengalami kecelakaan lalu lintas, petugas Satlantas Polres Rembang datang untuk menggelar olah TKP. Dari hasil penjelasan saksi, semula Sodikul Anwar mengendarai sepeda motor Honda Supra melaju dari arah utara ke selatan. Diduga sepeda motor oleng ke kanan, karena kondisi jalan licin. Setelah itu, motor tersebut ditabrak dump truk yang melaju dari arah berlawanan.

Usai kejadian, warga tidak menemukan dump truk di TKP. Namun belakangan baru diketahui sopir dump truk adalah Kaslan (38 tahun) warga Desa Suntri, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang.

Kepala Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, Ipda Ryan Mitha Pangesty menjelaskan pihaknya sudah mengamankan kendaraan yang terlibat tabrakan. Sedangkan sopir dump truk sudah menjalani pemeriksaan, menyangkut peristiwa kecelakaan itu.

“Korban menderita retak rusuk kanan. Anggota kami sudah menggelar olah TKP, dan memeriksa saksi. Sopir dump truk yang nabrak sudah kita mintai keterangan, “ bebernya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *