Cuaca Buruk : BPBD Datangi 4 Embung, Polres Buka Call Center
Waspada bencana tanah longsor yang disampaikan Kapolres Rembang, AKBP Dolly A. Primanto. (Foto atas) Petugas BPBD memantau debet air Embung Lodan, Sarang.
Waspada bencana tanah longsor yang disampaikan Kapolres Rembang, AKBP Dolly A. Primanto. (Foto atas) Petugas BPBD memantau debet air Embung Lodan, Sarang.

Rembang – Meningkatnya curah hujan, membuat petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang intensif memantau sejumlah embung. Pasalnya, limpasan air embung menjadi salah satu indikator kerawanan bencana banjir di desa-desa dataran rendah.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Rembang, Pramujo menjelaskan embung yang dipantau meliputi Embung Panohan Kec. Gunem, Embung Lodan Kec. Sarang, Embung Banyukuwung Sudo Kec. Sulang dan Embung Grawan di Kec. Sumber. Sejauh pantauan saat ini, debet air embung belum sampai melampaui kapasitas hingga meluber.

“Kan di embung ada batasan. Yang kita pantau masih normal. Tapi kalau sudah mulai melimpas, kami himbau masyarakat yang berada di bawah aliran embung untuk waspada, “ bebernya.

Solusi Keluhan Lambung

Pramujo menambahkan BPBD melakukan piket siaga bencana 24 jam. Selain itu juga menggelar pantauan di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor.

“Bencana banjir kita petakan rawan di Kec. Lasem, Pamotan dan Sarang. Sedangkan rawan tanah longsor seperti Kecamatan Lasem, Pancur, Sedan dan Kecamatan Sluke, “ imbuh Pramujo.

Sementara itu Polres Rembang juga membuka posko siaga bencana, menyikapi cuaca ekstrim yang mulai terjadi belakangan ini. Kapolres Rembang, AKBP Dolly A. Primanto, Senin (06/01) sore, mempersilahkan masyarakat untuk menghubungi nomor call center bencana di 081 128 830 01, apabila ada bencana alam.

“Khusus longsor, kenali tanda-tandanya, yakni tanah bukit bergetar, muncul retakan panjang di bukit, kerikil berjatuhan dan munculnya mata air baru secara tiba-tiba. Maka sebaiknya segera menjauh dari tempat itu. Kalau banjir, pencegahannya bersihkan rutin saluran air, hindari bangun rumah di pinggir sungai dan buat sumur resapan, “ terang Kapolres. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *