Kebakaran Ruko Pasar, Bikin Panik Pedagang
Ruko di Pasar Krikilan, Kecamatan Sumber yang terbakar.
Ruko di Pasar Krikilan, Kecamatan Sumber yang terbakar.

Sumber – Sebuah ruko di Pasar Krikilan, Kecamatan Sumber terbakar, Kamis pagi (28 November 2019). Kebakaran tersebut sempat membuat geger para pedagang dan pengunjung pasar, karena lokasi ruko berhimpitan dengan deretan ruko lainnya.

Ruko yang terbakar bernama Toko Pojok Moga Lestari milik Suntiono, sehari-hari menjual aneka macam jajanan. Diduga api terpicu oleh hubungan pendek arus listrik. Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Rembang, Wiyoto mengatakan pihaknya menerima laporan sekira pukul 07.17 Wib. Begitu mendapatkan informasi kebakaran di area pasar, petugas langsung bergegas ke lokasi kejadian.

Tapi ketika masih berada di tengah perjalanan, pihaknya memperoleh kabar bahwa api sudah berhasil dipadamkan. Meski demikian anggota Damkar tetap menuju ke TKP, guna memastikan memang tidak ada bara api yang berpotensi membesar.

Solusi Keluhan Lambung

“Kadang pemahaman masyarakat kalau tidak ada api, sudah aman. Tapi bagi kami pemadam kebakaran, harus benar-benar dipastikan tidak ada sumber api sekecil apapun. Apalagi kebakaran di pasar. Makanya anggota kami perintahkan harus sampai ke lokasi kejadian, “ ujarnya.

Wiyoto menambahkan begitu tiba di Pasar Krikilan, petugas pemadam kebakaran tetap menyemprotkan air. Selain itu, juga berkoordinasi dengan petugas PLN, untuk mengecek kabel-kabel listrik. Setelah dipastikan tidak ada bara api dan petugas PLN selesai melakukan pembenahan, mereka baru meninggalkan lokasi sekira pukul 08.10 Wib.

“Jadi kami sisir ada api apa tidak, kemudian petugas PLN cek jalur instalasi listrik, mengingat dugaan konsleting listrik. Setelah disimpulkan aman, kita baru balik ke posko, “ imbuhnya.

Kebakaran ruko milik Suntiono ini tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan. Tetapi hanya sebagian di area dalam toko. (Musyafa Musa)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *