Tragis, Tewas Bunuh Diri Usai Hadiri Pengajian
Polisi bersama tim medis menggelar olah TKP kasus gantung diri di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Kamis (21/11).
Polisi bersama tim medis menggelar olah TKP kasus gantung diri di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Kamis (21/11).

Sulang – Warga Desa Glebeg, Kecamatan Sulang dikejutkan adanya warga meninggal dunia gantung diri di atas pohon area tegalan, Kamis (21 November 2019) sekira pukul 08.00 Wib. Tragisnya, isteri korban yang kali pertama memergoki sang suami sudah dalam kondisi menggantung.

Korban teridentifikasi bernama Supriyo Utomo (33 tahun), sehari-hari berprofesi sebagai tukang kayu, tinggal di kawasan RT 01 RW 02 Desa Glebeg Kecamatan Sulang. Menurut keterangan saksi yang dihimpun aparat Polsek Sulang menyebutkan, awal mulanya korban menghadiri pengajian dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. Begitu pulang sampai rumah, tak berselang lama yang bersangkutan pergi. Diduga memendam masalah pribadi, membuat pikirannya kalut, hingga memutuskan gantung diri dengan menggunakan kain sarung.

Sepanjang hari Rabu (20/11), keberadaan Supriyo yang tak kunjung pulang, sempat dicari keluarganya, tapi tidak ketemu. Barulah pada Kamis pagi, saat isterinya, Purbo Retno (28 tahun) akan pergi ke sawah, menjumpai sandal yang biasa dipakai suaminya. Begitu mendongakkan kepala ke atas pohon, mengetahui pasangan hidupnya telah tiada akibat gantung diri. Setelah itu, situasi TKP ramai didatangi masyarakat sekitar.

Kapolsek Sulang, Iptu Heri Basuki menjelaskan korban meninggalkan rumah tanpa pamit, setelah pulang dari pengajian. Dari hasil keterangan keluarga, Supriyo Utomo tidak mempunyai riwayat sakit. Berdasarkan pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Yang jelas tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Ciri-ciri juga sesuai orang gantung diri, salah satunya pada kemaluan keluar sperma. Dari pengecekan dokter, korban gantung diri lebih dari 12 jam, “ terang Kapolsek.

Iptu Heri Basuki menambahkan saat polisi tiba di TKP, posisi korban masih menggantung. Setelah selesai olah TKP, korban dievakuasi menuju rumah duka. Barang bukti sarung dan karet untuk sarana menggantung, diamankan sebagai barang bukti.

“Kami datang bersama dokter Puskesmas dan tim identifikasi Polres Rembang. Jarak TKP dengan permukiman warga, kira-kira 200 an Meter. Sebelah utara kampung mas, “ ungkapnya.

Lantaran disimpulkan korban meninggal dunia karena gantung diri, pihak kepolisian menyerahkan jenazah korban kepada perwakilan keluarga, untuk dimakamkan. (Musyafa Musa).

News Reporter

1 thought on “Tragis, Tewas Bunuh Diri Usai Hadiri Pengajian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *