Soal Lampu Dan Tanaman Di Median Jl. Pemuda, Begini Komentar Bupati
Pekerja menutup lubang di sela-sela median pembatas dengan cor beton.
Pekerja menutup lubang di sela-sela median pembatas dengan cor beton.

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengomentari pro kontra pemasangan median atau pembatas tengah di Jl. Pemuda Rembang. Bupati membenarkan sempat mengusulkan, bagaimana kalau pemasangan median ditunda dulu.

Hafidz menceritakan saat akan mengusulkan rencana peningkatan Jl. Pemuda kepada pemerintah pusat, pada awalnya tidak terpikir pemasangan median jalan. Namun seiring berjalannya waktu, muncul usulan pemasangan median, untuk menunjang estetika kota. Ia kemudian meneruskan gagasan tersebut dan akhirnya disetujui.

Saat median akan dipasang, muncul kendala ketiadaan lampu penerangan jalan umum. Hal itu sempat membuatnya menyampaikan bagaimana kalau pemasangan median ditunda dulu. Tapi ternyata pelaksana proyek menegaskan bahwa peningkatan jalan dan median pembatas menjadi satu kesatuan, sehingga tidak bisa ditunda, apalagi dibatalkan.

“Kami memang masih gamang saat ada median, tapi belum ada lampu penerangan. Lalu saya usul bagaimana kalau median dipending, karena pertimbangan bahaya kalau nggak ada lampu. Oleh pemborong dan PPK proyek dijawab nggak bisa, karena antara peningkatan jalan dengan median jadi satu paket kegiatan, “ tuturnya.

Bupati memastikan apabila peningkatan jalan dan pemasangan median sudah selesai, Pemkab segera mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan. Soal bisa tidaknya median diberi variasi tanaman, ia belum tahu persis bagaimana desainnya.

“Rambu-rambu dan LPJU menjadi prioritas, seperti median-median di kota lain. Kami hanya mengusulkan, karena Jl. Pemuda masuk jalan nasional dan domain pemerintah pusat. Yang tanaman baru kita pikirkan, tapi tentu harus menyesuaikan kondisi median. Saya lihat mediannya kecil soalnya, “ imbuh Bupati.

Dihubungi terpisah, pejabat pembuat komitmen (PPK) yang bertanggung jawab dalam proyek peningkatan Jl. Pemuda Rembang, Ardita E. Manurung menanggapi Jl. Pemuda akan dilengkapi lampu penerangan jalan umum. Sedangkan kemungkinan pemasangan pot bunga untuk mempercantik kota, Ardita belum memberikan jawaban. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *