Ridwan : “Bisa Saja Yang Tidak Mendaftar, Dapat Rekomendasi…”
Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Rembang, Ridwan (peci baju hitam) memberikan penjelasan kepada bakal calon Bupati yang mengambil formulir pendaftaran.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Rembang, Ridwan (peci baju hitam) memberikan penjelasan kepada bakal calon Bupati yang mengambil formulir pendaftaran.

Rembang – Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Rembang memberikan sinyal, bisa saja bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang menerima rekomendasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP), tidak mendaftar melalui penjaringan di tingkat kabupaten. Bahkan bisa pula penerima rekomendasi, tidak pernah mendaftar melalui mekanisme penjaringan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rembang, Ridwan kepada Reporter R2B mengatakan selain DPC kabupaten yang membuka pendaftaran bakal calon untuk Pilkada 2020, nantinya pengurus DPD tingkat provinsi dan pengurus pusat juga akan membuka penjaringan. Menurutnya, saluran mendaftar bisa menggunakan sejumlah pintu.

“Kalau sekarang kan musimnya daftar lewat kabupaten, di luar ini tingkat provinsi, kemudian pusat. Itu saluran-saluran yang disediakan partai. Tapi paling tidak, kalau levelnya kabupaten, ya daftarnya lewat DPC, “ jelasnya.

Namun memungkinkan yang mendaftar melalui penjaringan justru tidak memperoleh rekomendasi, sedangkan yang tidak mendaftar mengantongi rekomendasi. Ia mencontohkan seperti dirinya ketika menjadi calon wakil bupati dalam Pilkada 2015 lalu, tidak mendaftarkan diri lewat mekanisme partai. Begitu ada perintah dari partai, langsung maju nyalon. Ia juga berharap nantinya kader dari dalam PDI Perjuangan juga ikut mendaftar sebagai bakal calon Bupati maupun Wakil Bupati.

“Tapi saya nggak membeda-bedakan, mau dari dalam partai maupun luar partai sama saja. Apakah kader sendiri bisa memuaskan partai, nggak yakin saya, “ imbuh Wakil ketua DPRD ini.

Lalu kapan surat rekomendasi pencalonan akan turun ? Ridwan menyebutkan biasanya mendekati menit-menit akhir penutupan pendaftaran di KPU. Namun bisa saja jauh-jauh hari sudah turun, karena antar daerah berbeda perlakuannya.

“Misalnya Blora sama Rembang kan beda. Blora itu basis merah, kalau Rembang basis hijau. DPP pastinya juga memetakan hal itu, “ imbuh Ridwan.

Sebelumnya, ada 6 orang bakal calon Bupati dan Wakil Bupati sempat mengambil formulir pendaftaran di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rembang. 3 orang mengambil formulir bakal calon Bupati, masing-masing Suparno, Fanty Kurnia Margaretha, dan Harri Massahir, sedangkan 3 bakal calon Wabup, meliputi Darmawan Budiharto, Zaimul Umam dan Sidiq Puryanto. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *