PSIR Rembang, Game Over ?
Surat pemberitahuan dari PSSI, tentang batas terakhir pendaftaran tim Liga 3.
Surat pemberitahuan dari PSSI, tentang batas terakhir pendaftaran tim Liga 3. (Foto atas) Tim PSIR musim kompetisi tahun 2018 lalu.

Rembang – Kabar mengenai tim PSIR Rembang kemungkinan besar tidak ikut dalam kompetisi Liga 3, memicu keresahan di kalangan suporter. Mereka mempertanyakan kepedulian manajemen maupun pemerintah, karena saat ini PSIR terancam “game over”.

Said Askuri, seorang suporter PSIR mengaku was-was, karena tersiar informasi PSIR tidak ikut Liga 3, lantaran belum mendaftar ke PSSI. Ia belum bisa memastikan kebenaran informasi tersebut, karena antar sesama suporter juga masih menelusuri dari beberapa sumber.

Tapi kalau memang benar PSIR absen dari Liga 3, ia sangat kecewa. Alasannya, PSIR adalah tim sepak bola yang membawa nama Kabupaten Rembang dan memiliki sejarah panjang. Kalangan suporter menduga, kondisi tersebut dipicu ketidakharmonisan antara manajemen pengelola PSIR, dengan Pemerintah Kabupaten Rembang.

PT yang menaungi PSIR belum memberikan laporan pertanggung jawaban pengelolaan, sedangkan di sisi lain, Bupati Rembang, Abdul Hafidz baru akan turun tangan jika pihak pengelola menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Sayangnya, kedua belah pihak tidak ada komunikasi secara terbuka, sehingga berimbas pada masa depan PSIR.

“Suporter mengadunya kemana, ya manajemen sama pemerintah dalam hal ini pak Bupati. Kalau PSIR bener-bener tidak ikut Liga 3, tentunya kami sangat kecewa, “ keluh Said.

Said menambahkan suporter tetap akan menjadi garda terdepan pendukung PSIR. Ia berharap Bupati sebagai kepala daerah lekas mengambil langkah, guna menyelamatkan PSIR.

“Jangan hanya sekedar janji-janji, kita butuh bukti, kalau memang peduli dengan PSIR. Tapi jika PSIR nggak ikut kompetisi, jangan sampai pembinaan sepak bola berhenti total. Pembinaan lewat turnamen antar kampung, perlu tetap dilanjutkan, “ imbuhnya.

Sebelumnya, berdasarkan surat pemberitahuan dari PSSI, PSIR Rembang masuk dalam group B kompetisi Pra Putaran Nasional Liga 3, bersama dengan tim Persijap Jepara, Persik Kendal, Persinga Ngawi dan PSBK Blitar.

Batas akhir pendaftaran kesediaan tim ikut kompetisi, pada hari Jum’at, tanggal 27 September 2019. Tapi sampai menjelang detik-detik penutupan, tim PSIR belum mendaftarkan diri.

Sejumlah pengurus PSIR, termasuk dari unsur manajemen pengelola tim, saat dikonfirmasi justru memilih bungkam. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *