Tinggal Menghitung Hari Di Rembang, Kapolres Ungkap Pengalaman Yang Sulit Dilupakan
Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santosa bersama Wakapolres, Kompol Sumaryono.
Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santosa bersama Wakapolres, Kompol Sumaryono.

Rembang – Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santosa tinggal menunggu hari bertugas di Kabupaten Rembang. Ia sebentar lagi akan menempati tugas di daerah baru, sebagai Kapolres Magelang. Pengalaman apa yang sulit terlupakan AKBP Pungky Bhuana Santosa selama berada di Rembang ?

Pungky mengaku mendapatkan banyak hal selama memimpin Polres Rembang. Menurutnya, polisi dapat bersinergi dengan berbagai kalangan. Mulai dari TNI, para kiai, tokoh-tokoh agama dan masyarakat. Ia bahkan belajar banyak dari sosok almarhum Kiai Maimoen Zubair, yang selalu memuliakan tamu-tamunya dan bersikap sabar menghadapi santri, meski mereka dalam kondisi marah sekalipun.

“Saya belajar dari sikap Mbah Maimoen Zubair memuliakan tamu-tamunya. Kemudian kesabaran mbah yai, meski santri marah, tapi beliau justru mendengarkan, apa yang jadi uneg-uneg mereka, “ ujarnya.

Pengalaman lain yang paling sulit dilupakan, termasuk ketika Kapolres menjadi korban prank wartawan, pada puncak peringatan HUT Bhayangkara di depan Mapolsek Sale, beberapa waktu lalu.

“Saya kena prank. Ada wartawan sama polisi berkelahi, karena HP wartawan jatuh dan pecah, seusai disenggol polisi. Eh ternyata cuman prank, sengaja ingin ngerjain saya, “ imbuh Pungky tertawa.

Kapolres memprediksi Kabupaten Rembang kelak akan tumbuh menjadi daerah pelabuhan ramai. Apalagi jika ibu kota negara pindah ke Kalimantan Timur, posisi pesisir pantai utara Kabupaten Rembang garis lurus dengan daerah tersebut, sehingga akan memudahkan berbagai komoditas dari Kabupaten Rembang diangkut kesana.

“Potensi tambang, pertanian, perkebunan bisa dioptimalkan. Rembang berpotensi menjadi kota pelabuhan yang besar. Kalau ibu kota negara jadi di Kalimantan Timur, posisi Rembang strategis, “ kata Pungky.

Lebih lanjut AKBP Pungky Bhuana Santosa mengaku kaget, saat menerima perintah pindah tugas jadi Kapolres Magelang. Ia berharap kehadiran dirinya dapat diterima masyarakat Kabupaten Magelang.

“Ternyata saya masih diberi amanah menjadi Kapolres untuk kali kedua. Saya coba akan belajar bagaimana karakter dan kebiasaan masyarakat di sana. Do’akan ya semoga lancar di tempat yang baru, “ pungkasnya.

AKBP Pungky Bhuana Santosa menduduki kursi Kapolres Rembang selama 2 tahun 4 bulan. Keluarga besarnya tinggal di Semarang, termasuk dua orang putrinya juga bersekolah di Kota Semarang. Serah terima jabatan Kapolres, menurut rencana akan berlangsung hari Jum’at (20/09/2019). (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *