“Fida, Pulanglah Nak…”
Fida Alfiya ditunggu ibundanya yang menanti selama 6 tahun terakhir.
Fida Alfiya ditunggu ibundanya yang menanti selama 6 tahun terakhir.

Rembang – Seorang ibu di Rembang, Senin sore (02 September 2019) tak henti-hentinya menangis, karena mengaku berpisah dengan anaknya selama 6 tahun. Air matanya semakin deras bercucuran, akibat memendam rasa kangen yang luar biasa.

Ibu ini bernama Susilowati, usianya mendekati 70 tahun. Perempuan asli Desa Tasikagung, Rembang tersebut, sekarang menumpang di sebuah rumah kost di Desa Sumberejo, Rembang. Sang suami sudah lama meninggal dunia.

Susilowati mengisahkan punya 5 anak, hampir semua sudah berkeluarga. Yang membuatnya terus diselimuti kegelisahan, setelah putus kontak dengan Fida Alfiya, putri bungsunya sejak tahun 2013 silam. Komunikasi terakhir, Fida meninggalkan selembar surat di rumah yang isinya mengabarkan pergi bekerja ke Jepang, demi meraih masa depan lebih baik. Ia sendiri memang sempat ditawari ikut ke Jepang. Namun berulang kali Susi menolak, lantaran takut naik pesawat.

Solusi Keluhan Lambung

“Waktu kejadian itu saya sedang berada di luar rumah. Saat pulang, mendapati surat tersebut. Jujur saja, langsung syock dan pengin pingsan rasanya. Fida itu anak yang baik, nggak pernah mengeluh meski hidup susah, “ kenang Susilowati.

Informasi yang ia terima dari sejumlah rekannya, Fida sudah kembali ke tanah air dan tinggal di daerah Tangerang, berprofesi sebagai guru bahasa Jepang. Susilowati tak bisa berspekulasi mencari, lantaran tidak mengantongi nomor HP Fida, alamat pasti dan belum mempunyai uang cukup, untuk pergi ke Tangerang.

Lalu kenapa Fida tak pulang sendiri ? wanita yang biasa dipanggil Susi ini kurang tahu. Namun bisa jadi karena lokasi domisilinya sempat berpindah-pindah, dari Cirebon-Jawa Barat ke Kota Rembang.

Tiap kali mengingat Fida, Susilowati selalu menangis. Ia sebatas ingin sebelum ajal datang menjemput, bisa menyaksikan pernikahan putri bungsunya yang sudah berusia 29 tahun.

“Fida itu dulu sangat dekat dengan saya. Kemungkinan ia juga mencari saya. Saya ingin sekali saja ketemu, lihat dia menikah, sebelum Allah memanggil. Nak, Fida pulanglah, “ ujarnya sambil menyeka air matanya.

Untuk sedikit mengobati rasa kangen, Susilowati biasanya memandangi foto Fida Alfiyah. Ia kemudian menyodorkan nomor HP nya, 085 885 006 682, berharap suatu saat Fida datang menghubunginya. Begitu juga kalau ada masyarakat mengetahui keberadaan putrinya, Susi memohon dapat memberikan informasi. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *