Keren, Gending Rembang Bangkit Diaransemen Ulang Jadi Rasa Millenial
Kelompok kertangkes.id saat mengaransemen ulang gending Rembang Bangkit menjadi versi modern, di Desa Pandean, Rembang.
Kelompok kertangkes.id saat mengaransemen ulang gending Rembang Bangkit menjadi versi modern, di Desa Pandean, Rembang.

Rembang – Komunitas anak-anak muda Rembang yang tergabung dalam kelompok kertangkes.id mengaransemen ulang gending Rembang Bangkit, menjadi versi millenial, tanpa meninggalkan nuansa gamelan Jawa.

Pemrakarsa lagu Rembang Bangkit versi millenial, Abdul Manaf mengaku pada awalnya ia mengamati cukup banyak anak-anak muda Kabupaten Rembang yang belum mengetahui lagu atau gending Rembang Bangkit. Tepatnya sebelum puasa, warga Desa Pandean, Rembang ini bersama sejumlah rekannya mempunyai gagasan untuk mengaransemen ulang lagu tersebut, supaya lebih mudah diterima anak-anak muda zaman sekarang.

Setelah itu diputuskan membuat kemasan baru lagu Rembang Bangkit, dengan melibatkan 10 orang personel. Yang paling sulit adalah memadukan antara gamelan Jawa dengan musik-musik instrumen IDM era kekinian, supaya enak didengarkan. Selama 1 bulan, garapan lagu Rembang Bangkit rasa millenial akhirnya bisa selesai.

“Kita pengin sebuah lagu yang modern, tapi tidak meninggalkan etnik Jawa yang ada dalam lagu tersebut. Selain bikin rekaman, kami dari kertangkes.id juga membuat versi videonya. Cuman untuk yang video, masih dalam proses mas, “ ujarnya kepada Reporter R2B, Jum’at (19 Juli 2019).

Abdul Manaf berharap melalui cara tersebut, pihaknya ingin mangapresiasi karya yang telah diciptakan oleh tokoh-tokoh Rembang pada zaman dahulu. Sekaligus menunjukkan kepada generasi muda bahwa ada lagu Rembang Bangkit yang memiliki sarat makna.

“Kami angkat kembali dengan mengkombinasikan antara gamelan dan instrumen modern, biar bisa dinikmati generasi tempo dulu maupun sekarang. Pada bagian awal, lirik utama Rembang Bangkit, sedangkan yang akhir diisi rap, “ imbuhnya.

Dalam aransemen ulang lagu Rembang Bangkit ini, Abdul Manaf berperan sebagai penata musik. Sedangkan yang berperan menyanyikan lagu, Reza Galang Arvandi warga Dusun Karangmencol Desa Sumberejo, Rembang, khusus untuk rappernya dipercayakan kepada Akromyrich dari Desa Ngemplak, Kecamatan Lasem.

Pria berusia 27 tahun, lulusan SMA N II Rembang tersebut menambahkan selama membuat konsep hingga selesai rekaman, rumahnya di Desa Pandean menjadi saksi, betapa anak-anak muda yang bergerak secara swadaya memiliki semangat tinggi, ingin mengangkat nama Kabupaten Rembang melalui lagu Rembang Bangkit. Apalagi kebetulan Kabupaten Rembang akan bertambah usia yang ke- 278. Lagu ini sekaligus dibingkiskan untuk kado ulang tahun Kabupaten Rembang. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *