Jelang Gerhana Bulan : Bupati Sampaikan Instruksi Khusus, Terselip Hikmah
Bupati Rembang, Abdul Hafidz memerintahkan Sekda dan Kabag Humas untuk meneruskan informasi pelaksanaan sholat gerhana bulan kepada masyarakat, Selasa (17/07).
Bupati Rembang, Abdul Hafidz memerintahkan Sekda dan Kabag Humas untuk meneruskan informasi pelaksanaan sholat gerhana bulan kepada masyarakat, Selasa (17/07).

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz menginstruksikan kepada umat Islam di Kabupaten Rembang, untuk menunaikan ibadah sunnah sholat gerhana bulan pada Rabu (17 Juli 2019) mulai pukul 03.00 – 04.00 pagi dini hari.

Abdul Hafidz mengakui banyak yang sudah mengetahui tentang sholat gerhana, namun jarang melaksanakan. Ia sebagai pemimpin daerah merasa mempunyai tanggung jawab untuk mengingatkan. Alasannya, kesuksesan sebuah daerah, tidak hanya dipicu etos kerja yang tinggi, tetapi juga dipengaruhi oleh iman dan taqwa.

“Pak Sekretaris Daerah dan pak Kabag Humas, saya minta menyebarluaskan informasi tentang sholat gerhana bulan. Muda-mudahan kalau warga rajin menjalankan amalan sunnah, Kabupaten Rembang akan menjadi lebih baik dan lebih maju, “ kata Hafidz.

Menurutnya, tidak ada rahasia khusus, kenapa seorang Bupati harus menginstruksikan warganya menunaikan sholat gerhana. Tapi ada hikmah di balik itu, bahwa kemajuan di bidang astronomi, jangan sampai mengalahkan kekuasaan Allah SWT. Melalui sholat gerhana inilah menjadi sarana mengingatkan bahwa kekuasaan Allah di atas segalanya.

Bupati mengajak kepada kalangan organisasi Islam dan pengurus ta’mir masjid, menggelorakan amalan sunnah sholat gerhana.

“Dengan majunya ilmu sekarang, jangan merasa hebat dan melampaui kekuasaan Allah. Tadi sejumlah pengurus Masjid sudah mengkonfirmasi, siap menggelar sholat gerhana berjamaah, termasuk Masjid Agung Rembang, “ imbuhnya.

Gerhana bulan yang menyambangi tanggal 17 Juli 2019, merupakan gerhana bulan parsial atau sebagian. Ketika gerhana bulan parsial, bumi tidak sepenuhnya menghalangi sinar matahari yang menuju bulan.

Masih ada sedikit sinar matahari sampai ke permukaan bulan. Berdasarkan keterangan resmi BMKG, gerhana bulan sebagian mulai pukul 03.01 Wib, puncak gerhana pukul 04.30 Wib dan gerhana sebagian berakhir pukul 06.00 Wib. Momen langka semacam ini baru akan terulang lagi 18 tahun kemudian atau tepatnya tahun 2037 mendatang. (Musyafa Musa).

News Reporter

1 thought on “Jelang Gerhana Bulan : Bupati Sampaikan Instruksi Khusus, Terselip Hikmah

  1. Bpk bupati urus aja tentang penyelenggaraan pemerintahan. Gak usah urusin hal-hal yang bersifat nafsi-nafsi (pilihan pribadi)

Tinggalkan Balasan ke Darsono Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *