Tak Hanya Rumah, Uang Rp 45 Juta Pun Ikut Ludes
Suasana pemadaman di lokasi kebakaran. (Foto atas) Pasca kebakaran, keluarga Supardi menempati tenda darurat.
Suasana pemadaman di lokasi kebakaran. (Foto atas) Pasca kebakaran, keluarga Supardi menempati tenda darurat.

Sumber – Kebakaran rumah terjadi di Dusun Kedungsapen, Desa Jatihadi, Kecamatan Sumber, Sabtu (13 Juli 2019), sekira pukul 16.00 Wib. Selain meludeskan rumah, uang tunai sebesar Rp 45 juta yang disimpan di dalam rumah, juga ikut hangus dilalap si jago merah.

Rumah tersebut milik pasangan Supardi (53 tahun) & Nur Umaroh, di kawasan RT 01 RW 05. Menurut informasi yang dikumpulkan dari sekitar TKP menyebutkan, sehari-hari Nur Umaroh berjualan jajan dan gorengan di sekolah diniyah Dusun Kedungsapen. Selesai menggoreng jajanan, diduga Nur Umaroh kelupaan mematikan kompor gas. Selang beberapa saat diketahui kepulan asap pekat di dalam rumah, kemudian disusul suara ledakan cukup kuat. Perkiraan berasal dari kompor gas.

Mengetahui kobaran api cukup besar, Nur Umaroh yang juga menjadi ketua kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) ini langsung berteriak-teriak meminta tolong. Warga berbondong-bondong menuju lokasi kejadian, untuk membantu pemadaman.

Kasmani, seorang warga setempat menuturkan warga bahu membahu mengambil air, agar api tidak meluas.

“Ramai sekali tadi yang datang ke sini. Warga lain juga ada yang menelfon petugas pemadam kebakaran. Kita dibantu sama petugas Damkar, “ terangnya.

Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Kecamatan Sumber, Gunanto mengungkapkan kebetulan di Dusun Kedungsapen, persediaan air relatif mudah. Tapi api terlanjur sudah membesar, sehingga rumah berukuran 7 x 12 Meter tidak bisa diselamatkan.

“Menurut pengakuan pemilik rumah, nggak hanya perabotan yang ludes, tapi ada pula uang tunai Rp 45 Juta dan surat-surat penting, “ beber Gunanto.

Gunanto menambahkan dirinya kebetulan mempunyai persediaan 2 buah tenda bantuan dari Kementerian Sosial. Karena korban tidak mau menumpang ke rumah kerabatnya, ia menawari bagaimana kalau di lokasi kebakaran didirikan tenda, untuk tempat tinggal sementara. Ternyata Supardi menerima tawaran tersebut.

“Kami pasang tenda 1, tadi saya sampaikan kalau masih kurang, bisa tambah 1 lagi. Ya setidaknya bisa untuk berteduh dulu, “ imbuhnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sementara untuk nilai kerugian akibat kebakaran, ditaksir mencapai Rp 115 Juta. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *