Malam Minggu Lapangan Borotugel Disisir, Ini Hasilnya
Teguh Maryadi, dari Satpol PP Rembang memberikan pengarahan kepada warga yang kedapatan berpacaran di Taman Borotugel, Sabtu malam.
Teguh Maryadi, dari Satpol PP Rembang memberikan pengarahan kepada warga yang kedapatan berpacaran di Taman Borotugel, Sabtu malam.

Rembang – Petugas Satpol PP Kabupaten Rembang menyisir lapangan Borotugel di Desa Kabongan Kidul, belakang Rumah Sakit dr. R. Soetrasno Rembang, Sabtu malam (06/07), karena menerima laporan dari masyarakat, lokasi itu sering menjadi tempat pacaran yang dikhawatirkan mengarah pada tindak asusila.

Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat Dan  Penegakan Perda Satpol PP, Teguh Maryadi menjelaskan tiap patroli malam, pihaknya selalu menyempatkan waktu singgah ke taman-taman kota. Selain Taman Borotugel, ada beberapa taman lain yang dipantau, seperti dekat Pelabuhan Tasikagung, Taman Padaran dan Taman Mondoteko.

Kebetulan informasi dari warga, taman-taman tersebut sering dipakai pasangan muda-mudi berpacaran. Patroli semacam ini untuk mengantisipasi kemungkinan tindak asusila, karena pacaran yang kelewat batas.

“Sejak ada peristiwa pemerkosaan seorang remaja di bawah umur saat bulan Puasa lalu, jujur saja memang tiap patroli malam, kita pantau lokasi taman-taman kota. Tempat yang gelap di taman, sering digunakan untuk pacaran, “ ungkapnya.

Teguh menambahkan saat berada di Lapangan Borotugel, Sabtu malam, pihaknya menjumpai tiga pasangan sedang asyik berpacaran. Sebagai bentuk pembinaan, ia kemudian mengumpulkan mereka dan menyarankan untuk pulang, karena sudah larut malam.

“Kami juga terima laporan di belakang MAN, sering dipakai pacaran dan pesta Miras. Malam itu kita datangi, tapi ternyata sepi, “ imbuh Teguh.

Menurut Teguh, mestinya pihak desa masing-masing ikut menjaga keamanan dan kenyamanan taman. Apalagi pengelolaan taman sudah diserahkan kepada pemerintah desa setempat. Satpol PP sifatnya membantu secara berkala, melalui giat patroli malam. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *