Kebakaran Sumberejo, Kisah Petugas Damkar Tembus Kepadatan Karnaval
Mobil pemadam kebakaran menembus jalur karnaval. (Foto atas) Petugas Damkar memadamkan api di rumah Yanto, ayah Kades Sumberejo.
Mobil pemadam kebakaran menembus jalur karnaval. (Foto atas) Petugas Damkar memadamkan api di rumah Yanto, ayah Kades Sumberejo.

Rembang – Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Sumberejo, Rembang, saat bersamaan dengan karnaval sedekah bumi Desa Sumberejo, Minggu siang (07 Juli 2019). Petugas pemadam kebakaran Pemkab Rembang sempat kesulitan menuju lokasi kejadian, karena akses jalan yang dipenuhi peserta maupun penonton pawai.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Dan Pemadam Kebakaran Satpol PP, Wiyoto mengatakan laporan diterima pukul 13.45 Wib. Anggotanya sampai TKP pukul 14.05 atau butuh waktu sekira 20 menit untuk sampai lokasi kebakaran. Padahal jarak dengan posko pemadam di Jl. Pemuda Rembang relatif cukup dekat. Hal itu disebabkan jalan ramai dipenuhi iring-iringan peserta karnaval dan penonton. Petugas Damkar harus berputar-putar mencari jalur lain, agar bisa sampai di tempat kejadian.

“Banyak kendala yang dihadapi pasukan Damkar, soalnya barengan dengan acara karnaval di Desa Sumberejo. Pasukan cari jalan lain, ya agak lama jadinya, “ kata Wiyoto.

Wiyoto menambahkan posisi bangunan yang terbakar di kawasan RT 04 RW 03 Desa Sumberejo. Obyek yang terbakar dapur milik Yanto, ayah dari kepala desa Sumberejo. Dapur tersebut selama ini digunakan untuk membuat kopi, terkenal dengan sebutan Kopi Cangkir. Api juga sedikit mengenai atap rumah Sanawi, berdekatan dengan dapur milik Yanto. Tapi api berhasil dikendalikan, sehingga tidak sampai meluas.

“Yang ludes ya dapurnya pak Yanto, tapi dinding tembok masih. Kalau atap rumah pak Sanawi kena sedikit. Alhamdulilah bisa cepat diamankan, jadi tidak menjalar lebih parah. Kita semprot tadi habis 1 pemadam dan 3 tangki, “ imbuhnya.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Namun diduga sumber api berasal dari dapur pembuatan kopi. Menurut Wiyoto, saat musim kemarau seperti sekarang, potensi kerawanan kebakaran semakin meningkat. Ia mengimbau masyarakat lebih waspada. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *