Menggelantung Di Atas Pohon Kelapa, Polisi Beberkan Kenapa Pria Ini Tewas
TKP pohon kelapa. (foto atas) Korban dievakuasi menuju Puskesmas, namun belakangan akhirnya meninggal dunia.
TKP pohon kelapa. (foto atas) Korban dievakuasi menuju Puskesmas, namun belakangan akhirnya meninggal dunia.

Sulang – Seorang pria warga Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang tewas, saat mengambil janur untuk membuat ketupat, Senin (24 Juni 2019) sekira pukul 10.15 Wib.

Korban adalah Jimin (52 tahun), tinggal di kawasan RT 01 RW 01 Desa Kaliombo. Menurut hasil olah TKP aparat kepolisian, Jimin semula naik pohon kelapa, ingin mengambil janur. Kakinya menginjak salah satu dahan (blukang) pohon kelapa yang posisinya melengkung dan mengenai jaringan kabel listrik PLN tegangan tinggi. Sontak, korban menggelantung di atas pohon kelapa ketinggian sekira 10 meter, akibat tersengat arus listrik.

Warga yang memergoki kejadian itu, Jamini berteriak-teriak meminta tolong. Kebetulan ada warga melintas, Fauzan dan langsung berinisiatif mencari warga lain, untuk mengambil langkah-langkah penanganan. Termasuk melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sulang.

Solusi Keluhan Lambung

Kapolsek Sulang, Iptu Heri Basuki menyatakan setelah berhasil mengevakuasi korban, Jimin selanjutnya dibawa ke Puskesmas Sulang. Namun karena kondisinya kritis, yang bersangkutan dirujuk ke rumah sakit dr. R Soetrasno Rembang. Sesampainya rumah sakit, korban sudah meninggal dunia.

“Kami langsung menuju TKP bawa korban ke Puskesmas. Sampai Puskesmas masih hidup. Setelah dirujuk ke Rembang, korban meninggal dunia, “ bebernya.

Iptu Heri Basuki menimpali saat ini musim masyarakat Kecamatan Sulang melangsungkan tradisi “ngalungi” ternak sapi, ditandai dengan membuat ketupat. Ia sebatas mengingatkan masyarakat untuk selalu mencermati keberadaan pohon kelapa yang dekat dengan jaringan listrik.

“Sebaiknya jangan langsung memanjat. Lihat kanan kiri dulu, dekat dengan kabel listrik atau tidak. Intinya, selalu waspada. Semoga kejadian serupa, nggak terulang, “ kata Kapolsek. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *