Pembongkaran Tugu PKK Mengacu Sebuah Surat, Surat Dari Siapa ?
Tugu PKK di tengah Perempatan Galonan Rembang dibongkar, Jum’at pagi (24/05).
Tugu PKK di tengah Perempatan Galonan Rembang dibongkar, Jum’at pagi (24/05).

Rembang – Tugu PKK yang berada di tengah perempatan Galonan, Rembang, Jum’at pagi (24 Mei 2019) dibongkar dengan menggunakan alat berat beckhoe.

Anggota Komisi C Bidang Insfrastruktur DPRD Rembang, Puji Santoso mendukung pembongkaran tugu tersebut. Ia beralasan selama ini keberadaan tugu dikeluhkan masyarakat, karena beberapa kali memicu kecelakaan lalu lintas. Selain itu, dari segi estetika kurang sedap dipandang, lantaran tidak terawat. Mestinya, pemerintah mengurangi tugu-tugu semacam itu, demi kelancaran arus lalu lintas. Apalagi jalur Rembang – Blora sudah menjadi jalan nasional, dengan tingkat kepadatan semakin ramai, belakangan ini.

“Kalau memang dari segi keselamatan dan estetika kurang layak, ya harus dibongkar. Dari dulu-dulu harusnya pemerintah mengevaluasi. Kalau mau dibikin bagus, ya bagus sekalian. Tapi saya mendukung jika dibongkar. Kan dulu sejarahnya tugu PKK diletakkan di gapura masuk Rembang sisi selatan, nggak di situ, “ kata Puji.

Dihubungi terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) peningkatan Jalan Rembang – Blora, Ardita E. Manurung mengatakan pembongkaran tugu, semula bukan bagian dari pengerjaan proyek. Tetapi pihaknya mendapatkan surat dari Bupati Rembang, yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda), tertanggal 17 Mei 2019, menginginkan supaya tugu PKK dibongkar. Alasannya, sudah ada lampu pengatur lalu lintas, sehingga keberadaan tugu bundaran di lokasi itu, tidak diperlukan lagi.

Ardita menambahkan lubang bekas pondasi tugu, nantinya akan ditutup dan diratakan dengan badan jalan.

“Biasanya kalau ada persimpangan jalan yang tidak ada lampu traffic light, dikasihlah tugu atau monumen, untuk memperlambat laju kendaraan. Tapi di Galonan kan sudah ada lampu pengatur lalu lintas. Makanya kami sendiri menganggap usulan pembongkaran tugu sudah tepat, ” ujar Ardita.

Sebelumnya, menurut catatan Radio R2B, sudah tiga kali tugu PKK diseruduk kendaraan. Bahkan pada bulan September 2016 lalu, pengendara sepeda motor menghantam tugu tersebut, akibatnya dua orang pemuda tewas. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *