Begini Cara Warga Ngirit Dan Bikin TPS Aman Dari Hujan
TPS Pemilu di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Bulu, menggunakan fasilitas rumah warga.
TPS Pemilu di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Bulu, menggunakan fasilitas rumah warga.

Bulu – Warga Desa Sendangmulyo, Kecamatan Bulu tak perlu susah-susah mendirikan tempat pemungutan suara (TPS). Sebagai desa terbesar di Kecamatan Bulu dengan jumlah pemilih lebih dari 3 ribu orang, total 15 titik TPS di desa tersebut, semuanya memanfaatkan rumah penduduk.

Seorang perangkat desa Sendangmulyo, Kecamatan Bulu, Gunawan menuturkan dengan memanfaatkan rumah warga, tidak hanya menghemat pengeluaran. Tetapi juga aman, apabila sewaktu-waktu turun hujan. Ia memperinci total 15 TPS tersebar di 4 dusun.

“Rumahnya yang penting luas dan dekat dengan akses jalan desa. Saat ini semua sudah siap. Baik anggota Linmas maupun polisi, kebetulan masyarakat juga antusias menyambut Pemilu, “ tutur Gunawan.

Solusi Keluhan Lambung

Sementara itu, seorang warga Desa Sendangmulyo, Kec. Bulu, Munasir mengaku tidak masalah rumahnya difungsikan sebagai TPS. Pihaknya tinggal menata ruang tamu, kemudian disulap menjadi TPS. Mulai dari tempat duduk pemilih, bilik suara, kotak suara, maupun tempat duduk kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

“Biasanya warga di sini pergi ke sawah dulu, kemungkinan di atas pukul 09.00 Wib mulai ramai. Karena ada Pemilu Presiden, pemilih antusias kok, semangat. Di sini rata-rata per TPS ada 200 an pemilih, “ ujarnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, M. Ika Iqbal Fahmi menyatakan pihaknya menggelontorkan dana Rp 1,6 Juta, untuk pendirian setiap TPS.

Menurutnya, di Kabupaten Rembang hanya ada 1 TPS khusus, yakni di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Rembang. Sedangkan pasien Puskesmas maupun rumah sakit, akan dilayani oleh petugas TPS terdekat. Mereka akan keliling mendatangi pasien, mulai pukul 11.00 Wib. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *