Ketika Warga Iran Datang Ke Rembang, Program Ini Yang Dipamerkan Pemkab
Warga Iran saat berada di rumah dinas Bupati Rembang, Selasa (09/04).
Warga Iran saat berada di rumah dinas Bupati Rembang, Selasa (09/04).

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Selasa (09 April 2019) menerima tamu 7 orang perwakilan dari negara Iran. Mereka ditemui di rumah dinas Bupati Rembang, belakang Museum Kartini.

Saat memberikan paparan, Abdul Hafidz mengisahkan usaha industri rumahan di Desa Pasar Banggi dan Desa Tritunggal, Kecamatan Rembang Kota yang semakin berkembang. Total ada 230 an rumah tangga di dua kampung tersebut, sekarang bisa menghasilkan produk yang dijual melalui warung, pasar maupun secara online. Konsep industri rumahan akan ditularkan ke desa-desa lain, karena memiliki manfaat strategis menambah penghasilan keluarga. Selain itu, cara tersebut juga mampu mencegah ibu rumah tangga bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja wanita (TKW).

“Ikan dimasak yang enak, kemudian dikemas yang bagus. Setelah itu dipasarkan. Ternyata bagus dan ingin kita kembangkan ke desa-desa lain, menyesuaikan potensi. Jadi nggak hanya ikan. Tujuan kami bukan hanya pemberdayaan ekonomi, tetapi juga mencegah jangan sampai ibu-ibu lebih tertarik kerja di luar negeri, ketimbang di kampung sendiri, “ ungkap Hafidz.

Hafidz berharap nantinya pemerintah pusat bisa membantu mengintensifkan kerja sama dengan pemerintah Iran. Ia mencontohkan produk-produk dari Kabupaten Rembang kelak dapat diekspor ke Iran, sehingga akan memperluas pangsa pasar.

“Semisal rengginang diekspor ke Iran, ini akan memberikan nilai lebih bagi kami. Tentu kami punya harapan besar, dan dapat ditindaklanjuti oleh kementerian, “ tandasnya.

Kunjungan delegasi dari Iran ini diprakarsai oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak. Kebetulan pihak kementerian mempunyai proyek percontohan pemberdayaan perempuan di Desa Pasar Banggi dan Tritunggal. Dipilihnya Kabupaten Rembang, karena usaha rumahan yang dirintis memiliki trend perkembangan positif.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Bupati, para tamu warga negara Iran diajak mengunjungi Museum Kartini dan sentra batik tulis di Lasem. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *