Waduh!!! Dientup, Wanita Pemilik Rumah Sampai Pingsan
Penanganan sarang tawon di Desa Punjulharjo, Rembang, Rabu malam (04/04).
Penanganan sarang tawon di Desa Punjulharjo, Rembang, Rabu malam (04/04).

Rembang – Untuk kesekian kali keberadaan tawon memicu keresahan warga. Sekarang giliran terjadi di Desa Punjulharjo, Rembang. Seorang wanita warga Desa Punjulharjo sampai jatuh pingsan, setelah tersengat lebah atau tawon. Suaminya kemudian berinisiatif melapor ke posko pemadam kebakaran Pemkab Rembang, Rabu pagi (03/04) meminta tolong agar sarang tawon dievakuasi.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Rembang, Wiyoto menuturkan warga yang melapor memberikan informasi waktu itu isterinya baru saja membuka jendela rumah dan langsung diserang tawon. Mendapat laporan tersebut, komandan regu yang piket meneruskan informasi secara berjenjang kepada pimpinan.

“Jadi Rabu pagi orangnya datang ke Posko Pemadam di Jl. Pemuda Rembang. Cerita isterinya dientup (disengat-red) tawon sampai pingsan. Lha komandan regu langsung meneruskan informasi tersebut kepada kami. Pak Kepala Satpol PP memerintahkan supaya ditindaklanjuti, “ bebernya.

Wiyoto menimpali petugas pemadam kebakaran bersama sejumlah relawan datang ke lokasi rumah di Desa Punjulharjo, Rabu malam. Karena posisinya sulit di atas rumah dan terjepit antara tembok dengan atap genteng, sehingga sarang tawon terpaksa dibakar. Apalagi kondisi sarang ternyata sangat besar, panjangnya mencapai hampir 1 Meter. Setelah setengah jam dibakar, akhirnya sarang tawon bisa diatasi.

“Kira-kira setengah jam dibakar sarangnya. Kalau ditutup dengan karung, agak sulit, soalnya di sarang itu ada 2 lubang pintu masuk. Takutnya pintu satu ditutup, lebah keluar dari pintu lain. Semua anggota pakai helm dan pakaian pengaman. Beruntung nggak ada yang diserang, “ tandas Wiyoto.

Sebelum peristiwa di Desa Punjulharjo, evakuasi sarang tawon yang mengancam keselamatan warga juga sempat dilakukan di toko bangunan Hartono pinggir Jl. Pemuda Rembang, Kasingan Desa Sukoharjo dan Desa Pandean, Rembang, belum lama ini. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *