Surat Suara DPD Tiba, KPU Rembang Sebut Sejumlah Logistik Pemilu Belum Beres
Surat suara untuk pemilihan DPD tiba di Rembang, Minggu (24/03).
Surat suara untuk pemilihan DPD tiba di Rembang, Minggu (24/03).

Rembang – Setelah lama ditunggu – tunggu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang akhirnya menerima kiriman surat suara untuk pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dalam Pemilu serempak yang berlangsung tanggal 17 April mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Rembang, M. Ika Iqbal Fahmi mengatakan surat suara DPD tiba pada hari Minggu (24/03). Selain surat suara DPD, pihaknya juga menerima kekurangan surat suara DPR RI sebanyak 1.000 lembar dan surat suara untuk pemungutan suara ulang (PSU), masing – masing daerah pemilihan 1.000 lembar.

“Yang surat suara untuk PSU di setiap daerah pemilihan ada seribu lembar. Misalnya daerah pemilihan I Rembang Kota ada seribu, begitu seterusnya sampai daerah pemilihan Rembang VII. Semoga saja nggak ada pemungutan ulang. Tapi kalau pun terjadi, surat suaranya sudah siap, “ kata Iqbal.

Iqbal menambahkan jumlah surat suara DPD lebih dari 497 ribu lembar, mulai hari Selasa (26/03) akan langsung disortir dan dilipat. Terkait kekurangan logistik, menurutnya ada beberapa macam. Misalnya formulir berhologram, kemudian surat suara rusak belum diganti baru. Paling banyak surat suara pemilihan DPRD Provinsi, jumlahnya sekira 13 ribuan lembar. Apabila semua sudah lengkap, akan dilanjutkan dengan pendistribusian ke tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Pelipatan surat suara DPD perkiraan selesai dalam 3 hari. Untuk yang kurang – kurang ini, kami masih nunggu. Begitu sudah datang, kita akan undang PPK, cek bareng – bareng, ada kekurangan atau tidak. Habis itu, kita salurkan ke PPK dan PPS, “ tandas pria warga Desa Pamotan ini.

Dijadwalkan awal bulan April 2019, pendistribusian logistik Pemilu akan mulai berjalan. PPK sendiri diminta menyiapkan tempat penyimpanan logistik yang aman dan representatif, mengingat curah hujan di Kabupaten Rembang masih tinggi. Jangan sampai surat suara basah, karena ruangan bocor ketika hujan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *