Begini Janji Bupati Saat Temui Korban Banjir Di Kec. Kragan
Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Balai Desa Sumurpule, Kec. Kragan, Senin (11/03).
Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Balai Desa Sumurpule, Kec. Kragan, Senin (11/03).

Kragan – Pemerintah Kabupaten Rembang berjanji akan menuntaskan penataan sungai, untuk mengurangi potensi bencana banjir di Kecamatan Kragan.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyampaikan pernyataan tersebut, ketika berada di Balai Desa Sumurpule, Kecamatan Kragan, Senin pagi (11 Maret 2019). Ia sempat menerima laporan bahwa banjir besar belum lama ini, disebabkan pintu air di bendungan Desa Sudan Kecamatan Kragan tidak bisa dibuka, sehingga air meluap ke perkampungan. Belum lagi diperparah kondisi sungai yang dangkal. Pihaknya menargetkan bisa menyelesaikan penataan dari hulu ke hilir sungai tahun ini, sehingga aliran air lebih lancar.

“Saya nggak bisa langsung turun ke sini, karena saat banjir masih berada di luar kota. Hari ini kami ke sini dengan mengajak Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang maupun instansi terkait, pengin tahu apa penyebabnya. Sementara karena bendung Sudan ada pintunya tak bisa dibuka, saluran sama sungai perlu kita tata, “ terangnya.

Abdul Hafidz meminta masyarakat tidak perlu saling menyalahkan, apabila terjadi bencana banjir. Akan lebih baik, masyarakat bersama – sama pemerintah menanggulangi. Warga menyampaikan kendala apa saja yang terjadi, sehingga Pemerintah Kabupaten Rembang bisa merumuskan di tingkat kabupaten.

“Kalau sudah seperti ini yang disalahkan siapa, hayo, apa pak Bupati ? yo ojo leh, pokoke ora ono disalahno, tetapi kita bersama – sama. Jenengan menyampaikan pak ini kaline, ini salurane dan lain – lain. Pejabat yang menangani, saya bawa semua ke sini, biar cepat selesai, “ kata Hafidz.

Selain berdialog dengan masyarakat, Bupati juga menyerahkan bantuan bahan makanan kepada korban banjir. Sebelumnya tanggal 07 Maret lalu, banjir melanda 8 desa di Kecamatan Kragan, meliputi Desa Sumurpule, Sudan, Sendang, Sumbergayam, Sendangwaru, Terjan, Woro dan Narukan. Totalnya ada 216 rumah kepala keluarga terendam banjir. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *