Nelayan Temukan Mayat Mengapung, Tim Gabungan Sisir Sekitar Lokasi
Suasana relawan menunggu di pinggir pantai Kelurahan Gegunung Kulon, Rembang. (Gambar atas) Relawan dan aparat gabungan menyisir di sekitar Pulau Gede, Minggu sore (10/02).
Suasana relawan menunggu di pinggir pantai Kelurahan Gegunung Kulon, Rembang. (Gambar atas) Relawan dan aparat gabungan menyisir di sekitar Pulau Gede, Minggu sore (10/02).

Kaliori – Sesosok mayat dipergoki mengapung di tengah laut, sebelah utara Pulau Gede Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Minggu siang (10 Februari 2019).

Seorang relawan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Kaliori, Moch. Lilik Wijanarko menjelaskan kali pertama ada nelayan dari Kelurahan Gegunung Kulon, Rembang mengetahui keberadaan mayat tersebut saat melaut. Lantaran tidak berani mengevakuasi sendiri, ia kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas Keamanan Laut (Kamla) Tasikagung, setelah perahunya bersandar di pinggir pantai.

“Yang mengetahui kali pertama nelayan Gegunung Kulon mas. Informasi disampaikan ke Kamla, setelah itu langsung menyebar cepat, “ tuturnya.

Moch. Lilik Wijanarko menambahkan relawan bersama aparat menuju ke sebelah utara Pulau Gede, dengan menggunakan dua unit perahu. Proses pencarian sempat terkendala angin kencang dan hujan. Sedangkan sebagian relawan lainnya, menunggu di pinggir pantai Gegunung Kulon, sebelah utara SMA N I Rembang.

“Tadi ada sekira 9 orang yang berangkat ke tengah laut, gabungan dari aparat dan relawan. Ada Ubaloka, KRI, Tagana, BPBD sama aparat TNI/Polri. Kami memantau lewat radio komunikasi, di tengah laut hujan deras tadi. Tapi perahu tetap melaju menyisir, “ imbuhnya.

Hingga Minggu pukul 16.00 Wib, mayat korban belum ditemukan. Masyarakat terutama yang tinggal di daerah pesisir pantai dihimbau segera melapor, jika merasa kehilangan anggota keluarganya.

Sementara itu relawan yang ikut pencarian, Bagas Eka Adi Haningtama mengungkapkan pencarian jenazah korban dihentikan dulu. Rencananya, Senin pagi (11/02) pencarian akan kembali dilanjutkan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *