Pencuri HP Di Rumah Sakit Tertangkap, Polisi Beberkan Kronologisnya
Suasana olah TKP di ruang Anggrek RS dr. R. Soetrasno Rembang. (gambar atas) Kapolsek dan jajarannya mengapit tersangka pelaku pencuri HP.
Suasana olah TKP di ruang Anggrek RS dr. R. Soetrasno Rembang. (gambar atas) Kapolsek dan jajarannya mengapit tersangka pelaku pencuri HP.

Rembang – Tersangka pelaku pencuri HP milik pegawai rumah sakit dr. R. Soetrasno Rembang, dibekuk aparat Polsek Rembang Kota. Tersangka masih dikorek keterangannya, guna mengetahui kemungkinan sering tidaknya beraksi di tempat tersebut.

Kapolsek Rembang Kota, AKP Haryanto kepada Reporter R2B, Kamis pagi (10 Januari 2019) membenarkan penangkapan tersangka. Ia menceritakan kronologis penangkapan tersangka.

Pihaknya setelah menerima laporan, langsung melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi. Kebetulan dari rekaman kamera pengintai CCTV rumah sakit, tampak seorang laki – laki masuk ruangan, kemudian menggondol dua buah HP dan 1 jam tangan. Berbekal rekaman CCTV, polisi melakukan penyelidikan, hingga akhirnya tersangka pelaku mengarah pada pria berinsial KM (29 tahun), warga sebuah desa di Kecamatan Kragan. Tersangka ditangkap, setelah itu dititipkan ke sel Mapolres Rembang, guna menjalani penyidikan lebih lanjut. Semua barang bukti turut diamankan, karena belum sempat dijual tersangka.

“Tersangka kami tangkap di wilayah Kecamatan Kragan hari Rabu (09/01) sekira pukul 14.00 Wib. Yang bersangkutan kami interogasi, apakah baru sekali itu mencuri di kawasan rumah sakit dr. R. Soetrasno atau lebih dari sekali. Kalau pengakuannya sich baru sekali, saat KM menjenguk keluarga yang dirawat di rumah sakit, “ beber Kapolsek.

AKP Haryanto memperinci peristiwa pencurian dua buah HP dan jam tangan itu terjadi pada tanggal 04 Januari 2019 lalu, di ruang Anggrek Rumah Sakit dr. R. Soetrasno Rembang. HP masing – masing merek OppO F 7 warna hitam milik Meilina Tri Wulandari (23 tahun), pegawai kontrak rumah sakit, warga Desa Kumendung, Rembang dan HP Coolpad warna gold, milik Khusnul Khotimah (36 tahun), PNS di rumah sakit dr. R. Soetrasno, warga Kota Pekalongan.

Keduanya saat itu tidur di ruang piket, sedangkan HP diletakkan di sampingnya. Sekira pukul 03.30 dini hari, kebetulan ada keluarga pasien membangunkan keduanya, karena isi infus pasien habis. Setelah itu, barulah diketahui kehilangan HP, dengan nilai kerugian total sekira Rp 6 Juta.

“Usai kejadian, korban yang kebetulan piket malam sudah berusaha mencari HP, nggak ketemu juga. Sadar menjadi korban pencurian, keesokan harinya pegawai rumah sakit ini melapor ke Polsek Rembang Kota, “ tuturnya.

Atas peristiwa tersebut, pihak Polsek Rembang Kota mengimbau kepada pasien, pembesuk maupun pegawai rumah sakit untuk lebih waspada, saat menaruh barang – barang berharga. Apalagi dalam kondisi tidur, sebaiknya barang disimpan ke tempat yang lebih aman. Kalau dibiarkan tergeletak secara terbuka, rawan mengundang tindak kejahatan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *