Jelang Tahun 2019 Pemkab Rembang Gerah, Ini Pemicunya
Panggung untuk live music berdiri di area Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang. (facebook).
Panggung untuk live music berdiri di area Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang. (facebook).

Rembang – Pihak Pemerintah Kabupaten Rembang merasa gerah terhadap munculnya tudingan anggaran daerah dipakai untuk hura – hura, meramaikan malam Tahun Baru 2019.

Sekretaris Daerah Rembang, Subhakti menegaskan sama sekali tidak ada anggaran daerah, guna meramaikan malam pergantian tahun, sebagaimana informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Tetapi pihaknya berupaya menggandeng kelompok – kelompok dari luar pemerintahan, agar malam Tahun Baru 2019 tetap ada kegiatan yang bisa menjadi sarana hiburan.

“Misalnya Semen Gresik kan mau ulang tahun puncaknya Februari tahun 2019, dimulai dari sekarang kita gathukke dengan Taman Rekreasi Pantai Kartini. Siji gawe loro gawe. Rumornya di luar itu kan duwit kok nggo hura – hura. Kita nggak punya duwit untuk itu, untuk perayaan malam tahun baru, nggak ada anggaran dari Pemkab, “ ujarnya kepada wartawan, Senin (31/12).

Subhakti menambahkan dengan cara tersebut, tidak sekedar memberikan ajang hiburan, tetapi juga bisa mempromosikan obyek wisata di Kabupaten Rembang. Selain itu, para pedagang maupun pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dapat merasakan imbas positif dari perhelatan di malam pergantian tahun.

“Dengan ada acara di Taman Rekreasi Pantai Kartini, harapannya bisa mengurangi kebut – kebutan motor di jalan raya. Kita nggak bisa tutup mata terhadap fenomena semacam itu. Begitu pula yang berjualan, kan dapat menjajakan dagangannya. Kapasitas Pemkab hanya fasilitasi undangan tamu, “ imbuh Subhakti.

Malam Tahun Baru 2019 di Kota Rembang, hanya ada rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Taman Rekreasi Pantai Kartini. Mulai bazaar UMKM, pentas musik, games, pesta kembang api dan launching wahana permainan baru. Khusus di Alun – Alun Rembang tidak ada pentas musik, apalagi saat ini rumput alun – alun yang diganti baru, masih tahap pemeliharaan dan disterilkan. (Musyafa musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *