Temuan Polisi, Sejumlah Fakta Dibalik Rumah Merangkap Gudang Miras
Aparat Polres Rembang mengangkut hasil Miras dari rumah warga Desa Sumberejo, Rembang.
Aparat Polres Rembang mengangkut hasil Miras dari rumah warga Desa Sumberejo, Rembang.

Rembang – Polisi menemukan sejumlah fakta dibalik rumah yang merangkap fungsi menjadi gudang minuman keras (Miras) di Desa Sumberejo, Rembang. Rumah milik Jais yang posisinya berjarak sekira 200 an Meter sebelah barat Pasar Rembang itu, sempat digrebek aparat Polres Rembang. Hasilnya, memperolah 246 botol Miras berbagai merek dan arak.

Fakta pertama, pemilik rumah dulu pernah berjualan Miras, kemudian berhenti total. Entah kenapa, belakangan ini kambuh lagi. Fakta kedua, praktek jual beli Miras dilakukan secara tertutup. Bahkan orang yang belum dikenal, tak akan dilayani.

Kepala Satuan Sabhara Polres Rembang, AKP Sunar menuturkan saat pihaknya menggeledah rumah Jais, menemukan sebuah gudang khusus untuk menyimpan Miras. Polisi mendapatkan informasi akurat, ketika ada pembeli baru namun belum dikenal, tak akan dilayani. Hal itu menunjukkan “sangat rapat” agar tidak terdeteksi polisi.

“Miras yang disimpan di dalam gudang tersebut banyak sekali mas. Jadi kalau ada yang mau beli, ya datang ke rumah itu. Meski sistem tertutup, namun polisi tetap mendapatkan informasi dari masyarakat, terkait penjualan Miras, sehingga bisa kami tindaklanjuti, “ bebernya.

AKP Sunar membenarkan informasi warga sangat dibutuhkan, lantaran keterbatasan pantauan polisi. Apalagi pihaknya memang terus menggencarkan operasi Miras, guna menjaga kondusivitas wilayah menjelang perayaan Natal, Tahun Baru maupun Pemilu.

“Jadi kami himbau warga yang menjumpai kegiatan mencurigakan, termasuk penjualan Miras, segera laporkan kepada polisi. Kita ingin perayaan Natal, tahun Baru dan gawe demokrasi di tahun 2019 dapat berjalan lancar, aman, nggak ada masalah, “ imbuh AKP Sunar.

Ratusan botol Miras yang ditemukan di rumah warga Desa Sumberejo, selanjutnya diamankan ke Mapolres Rembang. Barang bukti dijadikan satu dengan hasil operasi dari lokasi lain, kemudian dalam waktu dekat ini akan dimusnahkan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *