Pejalan Kaki Tewas, Hasil Olah TKP Mengungkap Dugaan Penyebabnya
Korban pejalan kaki yang meninggal dunia tertabrak truk tronton. (gambar atas) Polisi menggelar olah TKP di tempat kejadian, Senin pagi.
Korban pejalan kaki yang meninggal dunia tertabrak truk tronton. (gambar atas) Polisi menggelar olah TKP di tempat kejadian, Senin pagi.

Kragan –  Seorang pejalan kaki meninggal dunia, setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Desa Kragan, Kecamatan Kragan, Senin (10/12/2018) sekira pukul 06.00 Wib.

Korban bernama Slamet Santoso (58 tahun), warga RT 04 RW 03 Desa Kragan. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala. Sebelumnya ia ditabrak truk tronton bernomor polisi L 9097 UT, yang dikemudikan Nur Syahkolis (40 tahun), warga Jl. Dinoyo Desa Keputeran, Kecamatan Tegalsari, Surabaya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Roy Irawan mengatakan, dari hasil olah TKP, diduga posisi pejalan kaki yang berjalan searah dengan truck tronton berjalan terlalu ke tengah, sehingga diserempet tronton yang melaju di belakangnya.

“Semula Truck Tronton Box tersebut berjalan dari arah Barat ke timur. Searah Didepannya ada Slamet yang berjalan kaki. Sampai di depan Masjid Kragan, korban tiba-tiba berjalan sedikit ke kanan. Karena jarak sudah dekat, tabrakanpun tak terhindarkan,” kata Roy.

Peristiwa tersebut langsung menyedot perhatian para pengguna jalan yang melintas. Mengingat lokasi kecelakaan merupakan titik persimpangan jalan yang cukup ramai.

Kecelakaan ini mengakibatkan kemacetan, terutama arus kendaraan dari arah barat. Aparat kepolisian yang datang ke lokasi, kemudian mengevakuasi korban dan mengamankan sopir beserta kendaraan truk yang menabrak. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *