Bupati Ungkap Berkurangnya Tamu & Luncurkan Aplikasi Baru
Bupati Rembang, Abdul Hafidz dengan latar belakang peluncuran aplikasi baru, WADULBUPATI.
Bupati Rembang, Abdul Hafidz dengan latar belakang peluncuran aplikasi baru, WADULBUPATI.

Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang meluncurkan aplikasi baru untuk masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi maupun aduan, terkait pelayanan pemerintah. Nama aplikasi tersebut WADULBUPATI.

Di sela – sela peluncuran WADULBUPATI di lantai IV Gedung Sekretariat Daerah Rembang, Jum’at pagi (30 November 2018), Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan sistem aduan tersebut sebagai bentuk keterbukaan pemerintah kepada masyarakat. Hal itu sesuai dengan tuntutan zaman, sehingga warga tidak perlu datang ke kantor pemerintah, namun cukup dengan memanfaatkan cara – cara online yang lebih cepat dan praktis.

Maka dirinya memerintahkan supaya pengelola WADULBUPATI konsekuen, dengan mewujudkan transparansi. Jika masih tertutup dan kurang tanggap, justru aplikasi semacam ini bisa menjadi bulan – bulanan masyarakat.

“Ini sebagai bentuk keterbukaan informasi, salah satu cara komunikasi dengan masyarakat. Ada konsekuensi yang harus kita tanggung bersama. Kalau kita masih tertutup, maka akan jadi bulan – bulanan aplikasi WADULBUPATI ini, “ jelasnya.

Abdul Hafidz menceritakan pada awal dirinya menjabat Bupati Rembang, tamu yang datang ke kantor maupun rumah dinas nyaris tidak pernah berhenti. Bahkan pukul 05.00 pagi sudah ada tamu antre, begitu terus sampai pukul 01.00 dini hari.

Ia kemudian memanfaatkan sarana talkshow radio “Halo Bupati” di Radio R2B tanggal 05 setiap bulan. Ternyata upaya itu berhasil menurunkan intensitas tamunya hampir 60 %. Hafidz menganggap sebenarnya warga ingin mengetahui perkembangan informasi, apa saja yang dikerjakan oleh Pemkab Rembang.

“Tamu itu pagi sudah ada, sampai lewat tengah malam. Yang mengadu maupun tanya soal pemerintahan. Lha kalau kayak gini terus, gak bisa tidur ini. Ternyata setelah saya komunikasi lewat talkshow radio, alhamdulilah tamu turun drastis, “ paparnya.

Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Rembang, Wartono mengungkapkan dalam menjalankan aplikasi WADULBUPATI, pihaknya melibatkan 19 orang tenaga. Diharapkan setiap aduan yang masuk, dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.

“Semua organisasi perangkat daerah kami libatkan. Termasuk rumah sakit dr. R. Soetrasno Rembang, “ beber Wartono.

Wartono memperinci masyarakat yang ingin mengadukan berbagai masalah layanan pemerintah maupun menyampaikan usulan, bisa menggunakan HP maupun smartphone. Caranya, ketik sms WADULBUPATI spasi isi aduan dan dikirimkan ke nomor 1708. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *