Bencana Mengintai, Deretan Masalah Ini Yang Disentil Saat Apel Siaga
Apel Siaga Bencana di halaman Kantor Setda Rembang, Senin pagi (26/11).
Apel Siaga Bencana di halaman Kantor Setda Rembang, Senin pagi (26/11).

Rembang – Mayoritas potensi bencana alam menghantui wilayah Kabupaten Rembang.

Saat memimpin apel siaga bencana, di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Rembang, Senin (26/11), Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santosa menuturkan potensi bencana alam meliputi banjir, kekeringan, gelombang pasang, tanah longsor, kebakaran dan angin puting beliung. Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun perlu banyak pihak yang ikut ambil bagian. Diharapkan penanggulangan bencana, nantinya dapat berjalan secara terpadu.

“Ini potensi bencana kan beragam sekali. Sedangkan jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Rembang 294, sangat luas. Akan efektif kalau ditangani bersama – sama. Yang penting terkoordinasi dan menyeluruh, demi melindungi masyarakat dari ancaman dampak bencana, “ paparnya.

Pungky menambahkan saat ini masyarakat perlu didorong untuk meningkatkan kesadaran, dalam hal pencegahan menghadapi bencana alam. Titik – titik rawan mana saja yang layak dipantau. Begitu pula kesiapan anggota Satgas harus dimatangkan dari sekarang. Termasuk kebutuhan persediaan bahan makanan, obat – obatan dan sarana pendukung lainnya.

“Info kebencanaan dan persiapan kendaraan untuk mengangkut korban, harus siap. Apel tanggap bencana ini merupakan bentuk kesiapsiagaan. Jadi bukan hanya peran pemerintah yang dituntut siap siaga, tapi juga masyarakat dan relawan, “ imbuh Kapolres.

Setelah apel siaga bencana yang bertajuk “Rembang Siap Untuk Selamat”, Kapolres bersama sejumlah pejabat Pemkab Rembang memberikan pengarahan khusus, sekaligus mengecek persiapan sarana pra sarana. Mulai perahu karet, alat selam, motor trail, hingga dapur umum. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *