Alasan Kenapa Warga Mendesak RTH Borotugel Diserahkan Desa
Para pelajar memanfaatkan ruang terbuka hijau Borotugel, untuk olahraga.
Para pelajar memanfaatkan ruang terbuka hijau Borotugel, untuk olahraga.

Rembang – Warga Desa Kabongan Kidul, Rembang mendesak supaya ruang terbuka hijau (RTH) Borotugel, belakang rumah sakit dr. R. Soetrasno Rembang dapat dikelola oleh pihak desa.

Teguh Wiwoho, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabongan Kidul, mengatakan masyarakat ingin sekali RTH Borotugel dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun yang menjadi kendala, status lahan milik Pemerintah Kabupaten Rembang. Ia berharap aset tersebut diserahkan kepada Desa Kabongan Kidul, agar keberadaannya dapat lebih dioptimalkan.

“Sebenarnya RTH Borotugel ingin kita kelola melalui BUMDes Kabongan Kidul. Biar untuk pemberdayaan masyarakat, ini juga membantu pemerintah kan, “ bebernya.

Sementara itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz menanggapi RTH Borotugel selama ini dirawat Pemkab Rembang, tetapi kondisinya kurang layak. Maka ia sependapat lokasi itu diserahkan kepada pihak desa, sehingga kedepan menjadi terawat dan lebih baik.

“Yang menata RTH kemarin pemerintah pusat. Diserahkan kepada kami baru setahun terakhir. Nah, nanti kami proses. Yang jelas saya setuju jika diserahkan ke desa setempat, “ kata Hafidz.

Selama ini, ruang terbuka hijau Borotugel ditangani Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang. Di lokasi tersebut terdapat fasilitas lapangan sepak bola, lintasan untuk lari, gasebo, taman dan ruang perpustakaan. Sayangnya, keterbatasan tenaga mengakibatkan sejumlah titik tampak tidak terawat. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *