Dump Truk Menerobos Tabrak Kaca Bank Jateng, Polisi Temukan Dugaan Motifnya
Dump truk yang ditabrakkan ke kaca depan Bank Jateng Cabang Rembang.
Dump truk yang ditabrakkan ke kaca depan Bank Jateng Cabang Rembang.

Rembang – Penyebab seorang warga nekat mengemudikan dump truk dan menabrak kaca depan kantor Bank Jateng di perempatan Jaeni, Rembang, Rabu siang (18/10) akhirnya terkuak.

Sebelumnya, ada warga Desa Karas, Kecamatan Sedan, Mardiyono, mengemudikan dump truk, menyeruduk bagian depan kantor Bank Jateng. Pria berusia 55 tahun tersebut berprofesi sebagai pegawai negeri. Karena ulahnya, mengakibatkan kaca pecah, tembok teras ambrol, atap rusak dan papan pengumuman pun hancur berantakan.

Petugas piket Reskrim Polres Rembang yang menerima laporan, Iptu Rukmini membeberkan berdasarkan hasil interogasi, Mardiyono menyampaikan punya pinjaman hutang di Bank Jateng sebesar Rp 300 Juta, ketika masih aktif sebagai pegawai negeri. Dengan masa angsuran selama 15 tahun. Angsuran baru berjalan sekira setahun, ia mengajukan pensiun dini. Pihak bank memperpendek waktu angsuran. Mardiyono mengklaim bank memutuskan sepihak.

Karena merasa sakit hati, Mardiyono kemudian datang ke Bank Jateng dan nekat menabrakkan dump truknya ke kaca kantor Bank Jateng. Aksinya tidak berlanjut, karena langsung dihentikan oleh petugas Satpam.

“Saat datang kali pertama, truk diparkir di selatan bank. Pak Mardiyono jalan kaki melihat bank, ternyata sepi. Setelah itu kembali ke truk lagi dan terjadilah aksi menabrakkan dump truk. Keterangan ini baru sepihak. Tentu kami juga akan memanggil pihak bank, untuk dimintai keterangan. Lalu berapa kerugian Bank Jateng atas kerusakan aset, masih dihitung, “ bebernya.

Iptu Rukmini menambahkan sejak dari rumah, Mardiyono mengaku sudah merencanakan niatnya. Polres menjerat Mardiyono dengan pasal 406 KUHP tentang pengrusakan barang. Karena ancaman hukumannya dibawah 5 tahun, tersangka tidak ditahan. Namun untuk penanganan kasus tetap diproses.

“Ini yang membuat aduan Satpam Bank Jateng. Pasal yang kami sangkakan kepada tersangka tentang pengrusakan barang, ancaman hukumannya 2 tahun. Jadi kita nggak bisa nahan, “ imbuhnya.

Polisi sudah mengamankan dump truk di Mapolres Rembang, untuk proses lebih lanjut. Masalah ini sempat menjadi bahan perbincangan hangat masyarakat. Lebih – lebih bagi pengunjung Bank Jateng dikala peristiwa itu terjadi, mereka kaget, begitu mendengar suara benturan cukup keras. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *