Kebakaran Wuwur : Muncul Ledakan, Tumpukan Tabung Gas Sempat Bikin Was – Was
Polisi menggelar olah TKP di toko yang terbakar di Desa Wuwur, Kecamatan Pancur, Sabtu dini hari.
Polisi menggelar olah TKP di toko yang terbakar di Desa Wuwur, Kecamatan Pancur, Sabtu dini hari.

Pancur – Kebakaran cukup besar terjadi di Desa Wuwur, Kecamatan Pancur, Sabtu (15 September 2018) sekira pukul 02.30 Wib. Kebakaran menimpa sebuah toko milik Sodik (55 tahun), warga RT 02/ RW 01 Desa Wuwur Kecamatan Pancur.

Awalnya sekira pukul 22.00 Jum’at malam, Sodiq menutup tokonya. Setelah itu ditinggal tidur. Mendekati pukul 02.30 Wib, Sodiq sontak terbangun, begitu mendengar suara ledakan cukup keras. Ia sudah mengetahui api berkobar besar, kemudian berteriak – teriak meminta tolong. Masyarakat langsung berhamburan menuju lokasi kejadian, untuk membantu memadamkan api.

Kapolsek Pancur, AKP Sri Irianti membenarkan warga memang sempat kesulitan mendapatkan air, karena sebatas mengandalkan sisa – sisa tampungan kamar mandi di sekitar TKP. Yang mengkhawatirkan di dekat toko, terdapat cukup banyak tumpukan tabung gas elpiji. Tabung gas akhirnya dapat dikeluarkan. Upaya cepat masyarakat mampu memadamkan api, sehingga si jago merah tidak sampai menjalar.

Anggota Polsek Pancur juga datang ke lokasi kejadian, melakukan identifikasi di toko berukuran 12 x 5 Meter tersebut.

“Apinya memang besar mas. Jadi yang tumpukan tabung gas sama gedhek – gedhek bambu di samping itu dapat dijauhkan dari api. Kalau nggak, ya api bisa semakin membesar. Alhamdulilah lekas ditangani, “ jelasnya.

AKP Sri Irianti menambahkan sekira pukul 03.00 Sabtu dini hari, petugas pemadam kebakaran Pemkab Rembang tiba di lokasi kejadian. Penyemprotan air berlangsung 45 menit, barulah dipastikan tidak ada sisa – sisa api. Hasil olah TKP, kebakaran diduga lantaran hubungan pendek arus listrik. Atas peristiwa itu, korban menderita kerugian Rp 100 Jutaan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *