Rayakan Tahun Baru Hijriyah, Yang Beda Dari Jamaah Ar-Rohmah
Pemberian santunan anak yatim dan kaum dhuafa yang digelar jamaah Ar-Rohmah di Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Senin malam.
Pemberian santunan anak yatim dan kaum dhuafa yang digelar jamaah Ar-Rohmah di Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Senin malam.

Sluke – Jamaah Ar-Rohmah di Desa Trahan, Kecamatan Sluke mempunyai cara tersendiri untuk merayakan malam tahun baru 1 Muharram 1440 Hijriyah. Mereka mengisinya dengan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi orang lain.

Perayaan berlangsung di halaman rumah pimpinan jamaah Ar-Rohmah, Rahmat Danar, Senin malam. Dalam kesempatan tersebut, dibagikan uang santunan maupun bingkisan bagi 250 anak yatim dan kaum dhuafa. Mereka berasal dari 6 kecamatan, meliputi Kecamatan Sluke, Lasem, Pancur, Sedan, Pamotan, dan Kecamatan Kragan.

Seorang penerima santunan warga Desa Gambiran, Kecamatan Pamotan, Muchibatul Ummah mengaku senang, karena bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarganya.

“Saya dapat bingkisan bahan makanan dan uang. Yah uangnya buat bayar sekolah. Maklum lah mas saya orang nggak mampu. Dapat seperti itu ya sangat berharga sekali, “ tuturnya.

Rahmat Danar, pimpinan jamaah Ar-Rohmah selaku pemrakarsa mengungkapkan kegiatan ini bisa terlaksana, berkat sumbangan sejumlah donatur dan dana pribadi. Tujuan pemberian santunan, karena do’a dari anak yatim dan fakir miskin akan mendatangkan banyak keberkahan.

Menurut Rahmat, jamaah Ar-Rohmah dari berbagai daerah berkumpul mengadakan pengajian di Pasujudan Sunan Bonang, Lasem sebulan sekali, tepatnya pada malam Jum’at Kliwon.

“Ini bukan hasil tarikan dari jamaah. Saya kan sering menolong orang sakit, gratis. Tapi kebetulan ada yang memberikan bisaroh ke dalam kotak. Kotak itu baru dibuka pas malam tahun baru Hijriyah seperti ini. Plus hasil menyisihkan gaji dari isteri dan sumbangan Pak Sekda Subakti, alhamdulilah terlaksana, “ ungkap Rahmat.

Masyarakat pun menyambut antusias, meski acara selesai hingga pukul 22.00 Wib. Apalagi digelar pula lomba tumpengan yang melibatkan masyarakat Desa Trahan, sehingga saat pengumuman pemenang, suasana kian semarak. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *